GRESIK. Nonton bareng film G 30 S/ PKI di halaman SMAMIO ( SMA Muhammadiyah 10 GKB ) agak berbeda dengan dilokasi yang lain, pasalnya hadir membetikan testimoni seorang purnawirawan bernama Bapak Mustakim, para siswa serta masyarakat menyimak penuturan dengan tekun.
Seusai solat jamaah Magrib para siswa, guru serta masyarakat perumahan PPS mulai berdatangan menuju halaman sekolahan tersebut, dan antara penonton putra dan putri di beri batas pemisah, semua yang hadir untuk nonton juga mendapat suguhan polo pendem.
Saat terdengar adzan Isyak, pemutaran film dihentikan dan dilakukan solat berjamaah, barulah dilanjutkan dengan testimoni dari Bapak Mustakim yang purnawirawan, dan juga pernah menjadi Lurah Lumpur, Kecamatan Gresik, dan hingga kini mengisi kajian rutin di beberapa masjid, termasuk masjid kodim, ” Dari melihat film G 30 S ini, mari kita ambil hikmahnya, bahwa cara PKI dalam bertindak, dan ber upaya agar ajaran PKI tidak berkembang di dalam negara NKRI ini, kalau siswa SMA jelas tidak mengalami peristiwa ini, dan film ini pun sudah lama tidak diputar, sehingga kita bisa belajar dari melihat film ini, untuk bersikap untuk bisa membentengi dari pengaruh PKI serta menolak paham tersebut”, jelas nya.
Kepala SMAMIO Isa Iskandar berharap dengan melihat film G 30 S antara siswa, masyarakat, dan testimoni dari purnawirawan akan membawa kesan tersendiri,”. Kalau di tempat yang lain hanya lihat film saja, sementara disini ada testimoni dari pensiunan tentara yang terlibat secara langsung saat penumpasan G 30 S, sehingga pelajaran sejarsh yang di dapat dari buku, dari guru, dari film, serta dari penuturan dari pelaku, maka kesan yang tersimpan didalam bawah sadar akan semakin kuat, dan masyarakat sekitar sekolahan juga bisa ikut menonton besama,” jelas Isa yang mantan Kepala SMPM GKB.
Koramil Manyar menurunkan beberapa personil di lokasi tersebut, juga dari Polsek Manyar, dan penonton yang duduk memadati halaman sekolah tersebut berkisar 250 orang. ( ali)





