• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home BISNIS

New Normal, Strategi Akseleran Mitigasi Risiko Kredit

Haria Kamandanu by Haria Kamandanu
6 years ago
in BISNIS, EKBIS
Reading Time: 2 mins read
0
Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran. (Ist)

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran. (Ist)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA – Menyambut New Normal atau tatanan normal baru, Fintech berbasis Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di tengah kembali menggeliatnya para pelaku usaha yang membutuhkan pinjaman sekaligus mendukung kebangkitan perekonomian nasional.

Meski masih dibayangi oleh penyebaran pandemi Covid19, tercatat selama 5 bulan terakhir di 2020, Akseleran berhasil menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp 300 miliar atau naik 5% dibanding periode yang sama Mei 2019.

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran mengatakan, Akseleran masih fokus pada sektor seputar konstruksi, pertambangan minyak dan gas, logistik, dan trading. Menurutnya, Akseleran tetap komitmen menyalurkan pinjaman usaha kepada setiap pelaku usaha yang mengajukan pinjaman (borrower) yang memang layak memperoleh pinjaman. Sekaligus mendukung mereka di saat situasi sulit seperti sekarang.

“Meski demikian, kami juga selalu memperhatikan kenyamanan kepada para pemberi pinjaman (lender) Akseleran, terutama masa pandemi seperti ini. Dimana setiap lender cenderung akan lebih konservatif dalam menyalurkan pinjaman. Karena itu, penting buat kami melakukan strategi dalam memitigasi risiko terjadinya NPL,” ujar Christopher, Rabu (3/6/2020).

Christopher menjelaskan, ada 3 strategi yang diberlakukan Akseleran. Pertama, Akseleran melakukan pengetatan dalam penilaian kredit terhadap calon borrower termasuk melakukan penilaian menyeluruh tentang dampak Covid-19 pada bisnis mereka. Kedua, pemantauan portofolio yang berkelanjutan. Dan ketiga, penerapan asuransi kredit yang berkelanjutan.

Dari situ, Christhoper mengaku, tetap optimistis tingkat NPL Akseleran dapat tetap terjaga di bawah 1% hingga akhir 2020. Hingga akhir Mei 2020, tingkat NPL Akseleran masih terjaga stabil dengan berada di angka 0,67% dari total penyaluran pinjaman usaha atau turun 0,03% dibanding NPL pada akhir April 2020.

“Kami terus belajar dari pengalaman sebelumnya untuk selalu konsisten meningkatkan kualitas kredit di Akseleran. Khusus masa pandemi Covid-19, kami meningkatkan credit underwriting standard kami lagi. Dimana kami lebih memilih untuk membiayai invoice financing dibanding receivable financing meskipun bukan berarti receivable financing tidak bisa,” katanya.

Harapannya, lanjut Christopher, dengan meningkatkan fokus penyaluran menjadi invoice financing, risiko kredit yang ada menjadi lebih kecil. Sehingga terlihat dalam 2 bulan terakhir outstanding dan penyaluran invoice financing di Akseleran lebih besar daripada PO Financing, yang artinya mitigasi risiko yang baru tersebut sudah terimplementasi dengan baik,” terangnya.

Dia mengharapkan, dengan memasuki fase new normal di Juni ini, sudah ada peningkatan penyaluran pinjaman yang cukup signifikan. “Kami mendukung apa yang pemerintah lakukan, ini bagus untuk tumbuhnya kembali dunia usaha dan berharap adanya kenaikan penyaluran pinjaman usaha di Akseleran sekitar 35% pada Juni yang akan terus belanjut sampai akhir tahun dengan harapan lainnya agar tidak ada gelombang kedua dari pandemi Covid+19,” pungkas Christopher.

Related Posts:

  • umkm bank
    Akseleran Salurkan Pembiayaan UMKM dari Bank Jago Rp 50 M
  • akseleran
    Pandemi, Penyaluran Pinjaman Akseleran Tumbuh 130%
  • IMG-20191130-WA0003
    Akseleran Ramaikan Fintech Exhibition Surabaya 2019
  • akseleran
    Akseleran Kantongi Izin Usaha P2P Lending dari OJK
  • jatim
    Laba Rp .1,1 Triliun, Bank Jatim Fokus Dukung…
  • SIG pelabuhan
    "1Q20", SIG Capai Pendapatan Rp 8,58 Triliun
Previous Post

Pemuda Plandirejo Tewas Tersengat Listrik

Next Post

Saksi Ringankan Posisi dr Sudjarno, Bukti Dakwaan Jaksa Dinilai Prematur

Haria Kamandanu

Haria Kamandanu

RelatedPosts

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo
EKBIS

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

by Haria Kamandanu
17/01/2026
0

SURABAYA | bidik.news -Perkembangan perkeretaapian terus menunjukkan peningkatan baik sarana ataupun prasarananya. Peningkatan ini tidak lepas dari peran pemerintah dalam...

Read moreDetails
Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026
Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026

Kakanwil dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di Banyuwangi

16/01/2026
Next Post
Saksi Ringankan Posisi dr Sudjarno, Bukti Dakwaan Jaksa Dinilai Prematur

Saksi Ringankan Posisi dr Sudjarno, Bukti Dakwaan Jaksa Dinilai Prematur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

DJKA & KAI Commuter Perpanjang Layanan Commuter Line hingga Stasiun Probolinggo

17/01/2026
Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

Kecewa: Warga menjadikan jalan sebagai wahana atau sport pancinng.

17/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.