BANYUWANGI | bidik.news – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan mutasi sejumlah pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Total ada sebanyak 48 pejabat terdiri 14 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator dan pengawas yang menjalani pelantikan.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani didampingi, Wabup Mujiono dan Sekretaris Daerah (Sekda) Guntur Priambodo di halaman Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Jum’at (23/1/2026).
Sejumlah pejabat eselon dua yang dimutasi diantaranya, Choiril Ustadi yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah kini dilantik menjadi Inspektur Kabupaten Banyuwangi.
Suyanto Waspo Tondo Wicaksono kini diangkat kembali sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Jabatan Kepala Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (CKPP) yang sebelumnya mengalami kekosongan diisi Cahyanto Hendri Wahyudi yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah. Dan jabatan yang ditinggalkan Cahyanto Hendri Wahyudi tersebut kini diisi Samsudin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah.
Suratno yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan digeser menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Danang Hartanto bergeser dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan. Dan Kepala BPBD digantikan oleh Partana.
Selanjutya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) diamanatkan kepada Edy Supriyono yang sebelumnya dijabat Yoppy Bayu yang bergeser menjadi Kepala Satuan Pamong Praja (Pol PP).
Budi Santoso yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kini mengisi posisi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.
Henik Setyorini dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sementara, Abdul Latip kini dipercaya menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten Banyuwangi menggantikan Alief Rahman Kartiono yang digeser menjadi Staf Ahli Bupati.
Sedangkan, untuk jabatan administrator, Taufik Rohman dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. H. Hartono menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Luluk Khomsiyah dipercaya sebagai Sekretaris Inspektorat Kabupaten Banyuwangi. Firman Sanyoto dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan. Bayu Hadiyanto menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.
Sementara untuk jabatan camat, Ahmad Nuril Falah menjadi Camat Kalipuro, Andik Basuki sebagai Camat Banyuwangi, Akhmad Kholid sebagai Camat Muncar, Trisetia Supriyanto sebagai Camat Tegaldlimo, Mohammad Mahfud sebagai Camat Wongsorejo, serta Iwan Yos Sugiharto sebagai Camat Singojuruh.
Usai melantik para pejabat tersebut, Bupati Ipuk menyampaikan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lazim dalam organisasi pemerintahan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi.
Menurutnya, seluruh penempatan pejabat dilakukan melalui pertimbangan yang matang dan objektif. Ia memastikan proses rotasi berlangsung tanpa intervensi pihak manapun, termasuk praktik uang sogokan dalam penentuan jabatan.
Pentingnya inovasi dan efisiensi kinerja aparatur, juga ditekankan Ipuk kepada pejabat yang baru dilantiknya, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
“Anggaran daerah kita berkurang cukup besar. Dana fiskal dari pemerintah pusat dipangkas hingga Rp665 miliar. Dalam situasi ini, saya meminta seluruh pejabat tetap adaptif dan kreatif, serta memastikan program prioritas dan pelayanan publik tidak terganggu,” ujar Ipuk.(nng)











