BIDIK NEWS | GRESIK. Mengantisipasi dari orang orang yang kurang bertanggung jawab misalnya teroris yang bersembunyi di rusun, atau hidup serumah yang bukan pasangan suami istri,atau beragam penyakit masyarakat perlu di antisipasi dan dilakukan pencegahan dini, demikian disampaikan Kapolsek Kebomas Kompol Yusuf Roni saat pengarahan sebelum menggelar razia bersama , Senin malam (14/5)
” Dengan ada nya kejadian bom di Surabaya, baik di gereja,di rusun, di Mapolres, maka kita harus mencegah sedini mungkin dengan menyisir rumah susun, yang perlu di waspadai adalah barangkali terdapat barang yang membahayakan atau mencurigakan, tinggal serumah yanig tidak bisa membuktikan sebagai suami istri, atau sudah beberapa lama tinggal di wilayah ini namun secara administratif masih tercatat sebagai penduduk luar kota dan tidak mengurus Kipem,” tegas Kapolsek Kebomas.
Operasi gabungan antara Polsek, Koramil, Kecamatan, MUI, Organisasi Pemuda ( PPM, PP), lurah, RT di pusatkan di rumah susun ( rusun) Gulomantung baik yang di tepi jalan raya maupun yang di dalam kampung.
Camat Kebomas Sutrisno yang membawa staf, termasuk kasie trantib berharap jelang Ramadhan ini wilayah kecamatan Kebomas mesti kondusif,” Kami ingin di wilayah kami tetap konudusif, aman, tenteram, bekerja dengan nyaman, makanya Kasie Trantib beserta staf kami suruh untuk lebih fokus pada kependudukan dari yang kita razia, termasuk apabila ada hidup serumah laki perempuan tapi tidakk bisa menunjukkan surat nikah,” jelasnya disela sela ikut dari pintu ke pintu di rusun
Komandan Koramil Kebomas Kapten Sali yang membawa beberapa anggota juga antusias mendatangi dari pintu ke pintu,” Kami membantu dan memastikan yang kita razia itu tidak termasuk orang DPO, atau orang yang patut di curigai, intinya dengan adanya peristiwa bom di Surabaya, maka penyisiran mesti sering dilakukan dan dilakukan tiba tiba alias tanpa pemberi tahuan,” tegas mantan Danramil Balongpanggang. ( ali)










