BIDIK NEWS | SURABAYA – Wuling Motors (Wuling) kembali menunjukkan eksistensinya di Jatim dengan keikutsertaan’nya di ajang ‘GIIAS Surabaya Auto Show 2018, 15 – 23 September di Grand City Convex, Surabaya.
Operational Manager Wuling Arista Surabaya, Edwin Adams menjelaskan, kehadiran Wuling di GIIAS Surabaya 2018 ini untuk menujukkan keseriusannya di pasar Jatim. Terbukti Wuling memamerkan seluruh produk andalannya, seperti seri Confero dan Cortez, serta Electric Vehicle Wuling E100 yang secara khusus ditampilkan untuk menjawab pasar di Jatim.
“Namun, yang mencuri perhatian pengunjung pameran adalah mobil listrik E100, yang pemasarannya masih harus menunggu regulasi pemerintah. mobil ini tidak memiliki knalpot, dan hanya berkapasitas 2 orang dan juga mobil tipe matic,” kata Edwin kepada media, Sabtu (15/9).
Ditambahkannya, eksterior mobil yang berwarna putih dan kuning neon juga mencolok dari mobil lainya yang hanya berwarna silver, putih, abu-abu, dan hitam. Pada interior mobil mini ini terdapat 2 kursi oranye yang seempuk bantal memory foam, dengan pegangan atas berwarna oranye, terbuat dari kain tebal seperti sabuk pengaman dengan jahitan hitam vertikal.
“Juga terdapat 6 tempat charging kabel 2Volt yang tersebar di seluruh mobil, serta 3 ventilasi AC lingkaran, 2 Speaker di atas meja, dan 6 lampu oval kecil di depan kaca tengah,” tuturnya.
Sedangkan Tim Marketing dan Brand PT SGMW Motor Indonesia, Arief menambahkan, mobil listrik tipe E100 ini dipajang untuk menarik minat mobil listrik. “Saat ini mobilnya hanya show display saja. Kami mau menunjukkan bahwa kami siap sejak 2017 untuk sosialisasi mengenai mobil listrik. Di China kami sudah menjual sekitar 20.000 unit,” kata Arief.
Ada 5 warna mobil populer yang dipamerkan, yakni pink, biru, abu-abu, merah, dan putih dengan atap kuning. “Sebenarnya warna mobil bisa made by order,” sambungnya.
Arief mengatakan, saat ini mobil listrik populer di kalangan remaja hingga ibu-ibu. Terutama di China, mobil listrik ini sudah biasa lalu-lalang digunakan di dalam kota. “Mobil listrik ini dapat berkelana maksimum 200 km atau setara Surabaya-Malang. Kecepatanya bisa 100 km/jam, kapasitas jaraknya sekitar 200 Kilometer hampir sejauh Surabaya-Malang,” ujarnya.
Untuk mengisi daya listrik mobil, lanjut Arief, dengan menancapkan kabel di bagian moncong depan mobil yang dapat dilepas sekitar 9 jam. “Jika menggunakan kabel yang dapat dicolokan ke rumah, memerlukan waktu sekitar 9 jam. Karena kabelnya tidak fast charging, sebab kemungkinan besar listrik untuk rumah tidak kuat untuk fast charging. Tapi untuk tempat pos-pos listrik, kotak hitam ini dapat fast charging bisa 2 jam saja,” paparnya.
Sementara itu, Wuling juga memberi kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan sensasi berkendara bersama produk Wuling dengan menyediakan 2 unit test drive yang terdiri dari tipe tertinggi, baik Confero S maupun Cortez.
Wuling juga memberikan penawaran menarik bagi pengunjung pameran, yakni bagi konsumen yang melakukan pembelian selama masa pameran dengan tanda jadi senilai Rp 5 juta berhak mengikuti lucky dip.
“Selama pameran, konsumen akan melakukan Lucky dip untuk mendapatkan hadiah menarik seperti iPhone X, smartphone, logam mulia 5 gram, aneka peralatan elektronik, E-toll dan beragam hadiah lainnya,” pungkas Edwin lagi. (hari)











