JEMBER|BIDIK NEWS – Peringatan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke 74 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Jember pada Sabtu pagi 17/08/2019 menorehkan beberapa peristiwa penting sepanjang berjalanya perhelatan tersebut.
Bermula saat beberapa pemeran drama kolosal “Palagan panduman” mau menyerahkan bendera sang saka merah putih kepada Bupati Jember dr.Hj Faida MMR.
Terlihat di kerumunan para pemeran drama perjuangan tersebut, sosok kakek tua yang tertatih tatih berjalan,saat itulah Bupati Jember dr.Hj Faida MMR dan Wakil Bupati Drs. KH Abdul Muqit Arief bangun dari tempat duduknya langsung berjalan menuju ke arah sang kakek.
Spontanitas dalam waktu yang sama,Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Laode bangkit berlari ke arah sang kakek yang sedang berada di tengah lapangan Alun-Alun Jember.
Sontak peristiwa ini mendapat respon cepat dari rakan media yang langsung bergerak ke tengah lapangan untuk mengabadikan peristiwa tersebut.
Tidak banyak kata yang terucap dalam peristiwa tersebut kecuali linangan air Mata dari sosok-sosok peminpin yang begitu paham akan arti sebua perjuangan.
Ditanya soal aksi spontan yang dilakukanya,Letkol Inf Laode M Nurdin yang baru saja memegang tongkat komando Kodim 0824/Jember menyampaikan “ya itu aksi spontanitas yang lahir dari hati nurani,” tuturnya.
Kemarin saat menjadi Dandim surabaya timur saya memberikan fasilitas kepada 100 orang veteran tidur di hotel,saya menghargai jasa mereka.
Ketika saya melihat seorang pejuang ada didepan mata saya,ini merupakan suatu kebahagiaan bagi diri saya,sekaligus saya mohon doa restu agar bisa melayani masyarakat dan bisa bermamfaat untuk masyarakat Jember.
“Apa yang terjadi tadi merupakan panggilan hati nurani,karna begitu cintanya saya kepada para veteran,dan hal ini tidak bisa dipaksa- paksakan,” ungkapnya. (Monas)











