• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home PERISTIWA

Mat Mochtar : Film G 30 S/PKI Dinilai Penuh dengan Rekayasa

admin by admin
8 years ago
in PERISTIWA
Reading Time: 2 mins read
0
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA  | BIDIK – Film G 30 S/PKI dinilai penuh dengan rekayasa. Pasalnya, dalam film tersebut ada bagian sejarah yang tidak benar. Dimana pada film itu telah menyudutkan Presiden RI pertama Soekarno alias bung Karno.

Sehingga film G 30 S/PKI perlu direvisi dengan menghadirkan fakta-fakta dan sejarah yang sesungguhnya. Tidak boleh lagi menyudutkan bung Karno. Sebab, berkat perjuangan bung Karno bersama pejuang lain dan ulama pada saat itu, Indonesia bisa merdeka.

“Saya sangat tidak mendukung (pemutaran film G30S/PKI), karena film itu penuh dengan rekayasa. Saya ini pro reformasi, mestinya mereka harus tahu diri bagian sejarah yang tidak benar,” terang salah seorang tokoh masyarakat (tomas) Surabaya, Mat Mochtar, Rabu (27/9/2017).

Menurut Mat Mochtar, dirinya sangat setuju dengan pembubaran PKI, karena PKI tidak pantas hidup di negeri tercinta ini. Tetapi, ia sangat tidak setuju dengan film G 30 S/PKI yang penuh dengan rekayasa tersebut.

“Karena menyudutkan bung Karno, seakan-akan bung Karno dan pengikutnya PKI, ini tidak benar. Siapa sih yang bikin Negara merdeka kalau bukan bung Karno bersama para pejuang dan ulama pada waktu itu. Bagaimana kita menghargai diri kita, kalau tidak menghargai para pejuang,” ungkapnya.

Salah bung Karno apa, sambung Mat Mochtar, dia tidak melakukan korupsi. Sekarang sejarah mencatat tiga mantan Presiden sudah meninggal ( Soekarno, Soeharto dan Kiai Abdurrahman Wahid alias Gusdur). Kebaikan akan muncul ketika orang sudah meninggal dunia.

Masyarakat perlu berpikir jernih siapa yang merekayasa sejarah. Sehingga kedepan siapa pun yang menjadi Presiden tidak boleh merekayasa sejarah supaya generasi muda tidak bingung dan salah persepsi.

“Katanya pak Jokowi diisukan PKI, tidak mungkin pak Jokowi PKI karena pernah jadi Wali Kota Solo dan juga pernah jadi Gubernur DKI. Pak Jokowi sekarang jadi Presiden dan sudah diterima rakyat Indonesia, serta pembangunan merata dimana-mana. Beliau berani menutup freeport dan pertamina yang merugikan Negara hingga miliaran rupiah perharinya,” paparnya.

Ia menambahkan, mari semuanya diserahkan pada rakyat, mana pemimpin yang betul-betul bekerja untuk kepentingan rakyat dan hanya sekedar memfitnah untuk membingungkan rakyat. Mari bersatu untuk membangun bangsa, jangan ribut- ribut dengan soal itu (PKI). Riz

Related Posts:

  • Nobar di SMAMIO ada Testimoni dari Purnawirawan
  • IMG-20250619-WA0180
    5.000 Tumpeng Disiapkan di Haul ke-55 Presiden I RI,…
  • IMG-20250606-WA0107
    Ziarah ke Makam Bung Karno, Megawati juga Serahkan 2…
  • Animator Kota Malang Tembus Pasar Global
    Animator Kota Malang Tembus Pasar Global
  • hut soekarno bwi
    DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Peringati Haul Ke-50…
  • nonton
    Polres Gresik Ajak Nonton Bareng Film "Pohon Terkenal"
Tags: Film PKImat mochtar
Previous Post

Pembalap Gaek Asal Italia Libas Etape Pertama ITdBI 2017

Next Post

Jual Beli Excess Power

admin

admin

RelatedPosts

No Content Available
Next Post

Jual Beli Excess Power

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

Tiba di Banyuwangi, Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Siap Disalurkan

12/01/2026
Polisi Bersama BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Tawangmangu–Plaosan

Polisi Bersama BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Tawangmangu–Plaosan

12/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.