SUMENEP. Memberikan motivasi dan inovasi pada masyarakat kami , sehingga muncul pemikiran yang lebih cemerlang sekaligus memunculkan produk desa unggulan yang bisa di banggakan, hal ini berkat kreatifitas dari Mahasiswa Universitas Negeri Trunojoyo Madura, demikian disampaikan Sekretaris Desa Prenduan Fauzi, Kabupaten Sunenep. Selasa (31/12).
” Dari dulu, kita biasa membuat dodol ya dari air nira pohon Siwalan,namun berkat inovasi dari para mahasiswa UTM saat melakukan KKN di desa kami, mereka membuat dodol dari buah Siwalan, dan sekaligus mengajarkan kepada masyarakat kami, dari mulai menyiapkan bahan, memproses, menghidangkan, serta tehnik menjual produk olahan ini, sehingga nilai manfaatnya semakin besar,” papar Fauzi.
Tidak hanya warga dari Dusun Prenduan, namun dari dusun yang lain ikut hadir di Bslai Desa Prenduan, baik ibu yang masih muda hingga ibu ibu yang sudah lanjut, tampak juga puluhan bapak bapak ikut melihat dari dekat proses pembuatan dodol dari buah Siwalan.
Salah seorang ibu yang mengikuti proses pembuatan dodol dari buah Siwalan mengaku baru tahu pembuatan dodol dari buah Siwalan dari mahasiswa UTM,” Dari dulu, masyarakat desa ini kalau membuat dodol ya dari air nira pohon Siwalan, buah siwalan ya kita jual setelah di kupas kulitnya, namun dengan inovasi ini kita bisa proses buah Siwalan menjadi dodol dan rasa serta aroma mengundang selera,” ujar Ny Fatma.
Sementara Ny Karmila lebih meng apresiasi saat mahasiswa UTM mengajarkan daun Kelor yang banyak tumbuh di desa tersebut yang hanya bisa di jadikan sayur,” Betkat inovasi dan pelatihan dari mahasiswa UTM, ternyata daun kelor yang di keringkan dan di buat minuman, justru membuat tubuh tambah segar setelah mengkonsumsi teh dari daun kelor,” paparnya.











