SURABAYA – Direktur RSUD dr.Soetomo Surabaya, Joni Wahyuhadi menegaskan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 di Jatim, salah satu bentuk konkrit upaya dari partisipasi masyarakat adalah melakukan disiplin physical distancing. Artinya masing-masing individu harus jaga jarak.
“Dengan kondisi sekarang ini, kita harus menghindari segala bentuk perkumpulan atau pertemuan yang melibatkan banyak orang.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, seperti ke kantor, sekolah, tempat olahraga, dan semua tempat yang banyak dikunjungi orang,” kata Joni, Jumat (3/4/3020).
Bila seseorang terpaksa berada dalam kondisi dan situasi (perkumpulan), lanjut Joni, sebaiknya mengatur jarak sekitar 1-2 meter dari orang lain.
Joni yang juga menjabat Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas penanganan penyebaran virus covid-19 ini mengatakan, Pemprov Jatim selama 24 jam penuh selalu berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait. Mulai dari pencegahan, penanganan dan upaya-upaya lain untuk memotong mata rantai penyebaran covid-19.
“Untuk partisipasi masyarakat selain disiplin soal physical distancing, juga yang tidak kalah pentingnya jaga kekebalan tubuh (imunitas) dengan ditunjang istirahat yang cukup, makan bergizi, gerak dengan berolahraga di sekitar rumah masing-masing,” pungkas Joni.











