Salam dua jari para anggota PEPES Banyuwangi untuk Prabowo-Sandi. ( foto : ist )
BANYUWANGI – Partai Emak-emak Pendukung Prabowo – Sandi (PEPES) di Banyuwangi semakin memantapkan diri.
Dalam rapat yang digelar hari ini, Sabtu (22/09) di Cafe Wisma Atlet Banyuwangi, selain banyak kehadiran anggota baru, juga mulai menyusun kepengurusan harian dan agenda kegiatan.
“Hari ini sebagai kelanjutan dari silaturrahmi yang pertama, kita memantapkan konsolidasi PEPES Banyuwangi dan membentuk pengurus harian, untuk mendapatkan SK atau regristrasi dari pengurus PEPES pusat,” tutur Dessy Alinda, Ketua PEPES Banyuwangi.
Menurut Dessy, ini adalah gerakan militan emak-emak dan khusus buat emak-emak di Banyuwangi yang merasa saat ini masih belum mempunyai wadah, dan PEPES Banyuwangi menyediakan wadah bagi emak-emak untuk bersuara memilih Prabowo-Sandi, dan siap memenangkannya.
“PEPES Banyuwangi siap mengantarkan Prabowo-Sandi menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019,” ungkap Dessy yang langsung diamini oleh seluruh anggota.
Dijelaskan Dessy, dari terbentuknya PEPES Banyuwangi tanggal 6 September 2018 lalu, kini jumlah anggotanya terus bertambah.
“Saat deklarasi kemarin, jumlahnya hanya 15 orang, namun saat ini belum genap satu bulan, jumlah anggota kami bertambah menjadi 88 orang,” tandasnya.
Dessy juga mengungkapkan, emak-emak adalah manajemen kecil dari sebuah Pemerintahan kecil. “Segala sesuatu yang terjadi, keputusan apapun dan kebijakan apapun yang dikeluarkan oleh Pemerintah, pasti berdampak kepada kita kaum emak-emak,” pungkasnya.
Sementara, Mona Mawardi salah satu anggota PEPES Banyuwangi mengaku senang dan mengetahui terbentuknya PEPES di Banyuwangi melalui media sosial.
“Alhamdulillah, saya senang dengan terbentuknya PEPES di Banyuwangi, karena apa yang saya inginkan selama ini mempunyai wadah, dan saya yakin dengan adanya PEPES Banyuwangi, para emak-emak yang militan terhadap Prabowo-Sandi akan berjuang menjadikannya Presiden dan Wakil Presiden 2019,” ujar Mona.(nng)









