SURABAYA | bidik.news – Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Widya Kartika (Uwika) Surabaya berhasil menciptakan inovasi berupa alat kalibrasi pengukur suhu berbasis inframerah yang murah, efisien dan mudah digunakan.
Perangkat ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kalibrasi pada alat pengukur suhu non-kontak, seperti kamera termal dan pirometer, yang kini semakin banyak dipakai di bidang industri, kesehatan, penelitian, hingga pertahanan.
Teknologi pengukuran suhu berbasis radiasi inframerah memang praktis, namun kerap mengalami ketidakakuratan akibat pengaturan sensor yang kurang tepat atau sensitivitas sensor yang menurun tanpa disadari. Akibatnya, pembacaan suhu bisa melenceng dan menimbulkan kerugian besar, termasuk risiko salah diagnosis dalam dunia medis.
Alat kalibrasi buatan mahasiswa UWIKA ini bekerja menyerupai blackbody calibrator, yakni perangkat yang meniru perilaku blackbody ideal objek yang secara sempurna menyerap dan memancarkan radiasi termal sesuai suhunya.
Bedanya, alat inovasi ini hadir dengan harga lebih terjangkau, bentuk ringkas, dan tidak memerlukan perlakuan khusus, sehingga mudah dibawa dan dioperasikan siapa saja.
Dr. Ir. Tamaji, MT, selaku dosen pembimbing proyek ini menjelaskan, inovasi mahasiswa Uwika sangat bermanfaat untuk masyarakat luas.
“Rancang bangun alat kalibrasi ini membantu memastikan akurasi pembacaan suhu baik bagi individu maupun perusahaan. Dengan bentuk yang ringkas dan biaya yang murah, perangkat ini berpotensi menjangkau khalayak luas,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).
Ketua Program Studi Teknik Elektro Uwika, Erwin Dhaniswara, S.Si., M.Kom
menambahkan, karya mahasiswa ini tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat, tetapi juga melatih kesadaran tentang pentingnya akurasi dalam pengukuran suhu serta kepatuhan terhadap regulasi kalibrasi.
“Dengan hadirnya inovasi ini, diharapkan masyarakat maupun pelaku industri dapat memperoleh alternatif alat kalibrasi suhu yang lebih terjangkau, akurat, dan praktis, tanpa harus bergantung pada perangkat impor berbiaya tinggi,” pungkas Erwin.










