GRESIK I BIDIK.NEWS – Disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia industri, lulusan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) dibekali sertifikasi keahlian, demikian diungkapkan Rektor UISI, Prof Herman Sasongko usai wisuda ke VI di Hotel Aston Inn. Sabtu (8/10).
“Lulusan perguruan tinggi, mempunyai keahlian dan berserfikasi merupakan modal untuk menembus dunia industri yang memerlukan keahlian khusus,” terang Herman.
Wisudawan telah dibekali dengan sertifikasi keahlian tingkat nasional dan internasional dan 56 telah melaksanakan magang bersetifikat selama enam bulan.
“Dari 391 wisudawan, ada sekitar 93 orang bersertifikasi keahlian Internasional dn BSNP. Program ini agar mereka siap di industri yang memang membutuhkan sertifikasi,” papar Herman.

Program yang sudah berjalan dan konsisten dilaksanakan oleh UISI adalah magang bersetifikat selama 6 bulan di perusahaan mitra dan sertifikasi keahlian.
“Sehingga 25% wisudawan UISI tahun ini sudah bekerja bahkan sebelum diwisuda. Tahun ini jumlah wisudawan sebanyak 391 orang dari sepuluh program studi,” ungkapnya.
UISI selangkah lebih maju dalam pengembangan, terbukti sebelum menteri pendidikan mengeluarkan kurikulum kampus merdeka, UISI sudah menerapkan kepada mahasiswa, apabila ada mahasiswa yang melaporkan telah melakukan kerja atau penelitian di suatu bidang usaha.
“Kalau ada mahasiswa yang melaporkan sudah bekerja atau penelitian pada perusahaan atau bahkan milik keluarga, maka mahasiswa tersebut diminta membuat laporan dan kalau memenuhi kriteria, maka nilainya sudah menjalani beberapa SKS,” pungkas Herman.
Tahun ini jumlah wisudawan sebanyak 391 orang dari sepuluh program studi, antara lain :
Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Syariah, Informatika, Sistem Informasi, Desain Komunikasi Visual,
Teknik Kimia, Teknologi Agroindustri. (ali)











