BIDIK NEWS | SURABAYA – Jawa Timur dorong investasi masuk melalui even ‘East Java Investival 2019’. Perhelatan yang akan digelar 12-15 September 2019 itu mendorong investasi baru, baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk masuk ke Jatim. Salah satu yang akan didorong untuk berinvestasi ialah kaum milenial.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jatim, Aris Mukiyono menjelaskan, East Java Investival kali ini akan menjadi ajang edukasi bagi kaum milenial. ”Jadi juga untuk menggerakkan minat investasi bergaya milenial, di mana sekarang start up dan franchise sedang menjamur,” katanya, Selasa (19/3) di hotel Elmi.
Karena itu, untuk mendorong milenial berinvestasi, peserta pameran yang akan berpartisipasi salah satunya untuk jenis usaha skala kecil dan menengah. Misalnya franchise di bidang makanan dan minuman hingga pendidikan.
‘’Dengan franchise ini selain buka usaha, juga bisa mendidik para pelaku usaha baru. Jadi dengan modal yang tidak besar, mereka sudah bisa membuka usaha sendiri,” jelas Aris.
Jumlah peserta pameran ialah 38 kota/kabupaten. “Saya minta agar perwakilan dari kota/kabupaten bisa menawarkan peluang investasi unggulan. Seperti infrastruktur, pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, pertambangan, sektor energi dan berbagai sektor potensial lain” pungkasnya. (hari)










