GRESIK | BIDIK. Bagi anak anak diperkotaan, permainan tradisional merupakan sesuatu yang asing, dan bagi generadi tua, itu permainan yang sudah langka. SD Muhammadiyah 2 GKB dalam peringatan HUT Proklamasi RI ke 72 ini menggelar lomba permainan tersebut di akhir pekan ini.
Sorak sorai yang riuh rendah dan saling memberi semangat terlihat saat teman mereka ikut bertanding, diantara yang dipertandingkan ada: egrang, bubur suruh, kepruk blek, penek jambe( panjat pinang), klompen raksasa, boi- boian, termasuk lomba mengarang bagi siswa kelas 3-6.
Wakil Kepala Sekolah SDM GKB2 Irma Sonya Suryana mengungkapkan saat ini diperunahan terutama di wilayah perkotaan, permainan tradisional sudah merupakan barang langka,” Meski sekolahan kita di tengah perunahan, namun pernainan tradisional asli dari Indonesia ini hangan sampai punah, kita kenalkan pada anak anak, kita lombakan sekaligus dalam oeyaan HUT RI, permainan yang lebih banyak mengajak ber sosialisasi dan berkomunikasi dengan sesama temannya.” jelasnya.
Salah seorang murid Zunika Ardana sangat bangga ikut perlombaan ini,” Meski tidak mendapat hadiah, tapi cukup senang, di perumahan sangat jarang ada mainan begini,” tuturnya polos.( ali)






