SURABAYA | BIDIK.NEWS – Hari Raya Idul Adha 1444H tinggal beberapa pekan lagi. Tim lapangan Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jatim terus bergerak melakukan survei di beberapa wilayah pedalaman dan pelosok, untuk didata dalam rencana distribusi baru hewan qurban.
Tak disangka, ternyata tim BMH menemukan Masjid yang sejak berdiri belum pernah melakukan potong hewan qurban. Yakni di masjid Desa Ngemplaksari, Kec. Tulungagung.
Jamaah di masjid tersebut mayoritas sebagai butuh tani, jadi jarang warga yang berqurban. Selain itu juga krisis air bersih dan sering kekeringan. Seingat mereka sejak masjid berdiri belum pernah merasakan daging qurban
“Sudah lama, bahkan sejak masjid berdiri belum pernah ada pemotongan hewan qurban,” ujar Sadeli, Takmir Masjid al Ikhlas Ngemplaksari, Senin (12/6/2023).
Kondisi tersebut ditambah jarang adanya bantuan distribusi daging dari luar desa. “Kami berharap ada yang mau qurban di sini. Tolong diusahakan ya, Mas,” harap Sadeli.
Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jatim, Imam Muslim mengatakan, kegiatan survei ini untuk memastikan langsung kondisi warga dan titik-titik baru dan masjid distribusi qurban BMH. Agar tidak adanya penumpukan distribusi daging qurban
Data yang diperoleh tim lapangan ini, nantinya akan ditawarkan ke donatur BMH untuk salah satu titik masjid prioritas distribusi qurban tahun ini.
“Tahun ini kami coba tawarkan beberapa daerah prioritas distribusi qurban seperti di Kampung Mualaf Suku Tengger, Kampung Samin di Bojonegoro, Pulau Kangean dan masjid Ngemplaksari ini,” ungkap Muslim.











