BANYUWANGI – Tim balap sepeda Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) resmi melaunching jersey barunya ditahun 2022.
Launching jersey baru ini, diawali dengan gowes bersama ratusan pesepeda dari berbagai klub dan komunitas sepeda, diantaranya dari Sego Anget Cycling Club, KLCC, KEC dan juga perwakilan dari beberapa pro biker yang ada di Banyuwangi.
Ratusan pesepeda tersebut mengambil start dari Gesibu Blambangan dan finish di Rest Area Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Sabtu (19/03/2022).

Tampak hadir Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda bersama klub Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) juga turut meramaikan launching jersey baru BRCC 2022 ini.
Untuk Jersey tahun ini, BRCC memilih warna biru polos menggantikan corak warna kuning kombinasi biru.
Manager Tim BRCC, Guntur Priambodo mengatakan untuk warna jersey sebenarnya BRCC tidak ada warna identik, karena lebih ngefans kepada tim-tim Pro Tour.
“Untuk jersey kali ini kita mengidolakan tim Ineos. Karena di BRRC, kita membangun semangat kebersamaan, sehingga terkait jersey kita floor kan kepada teman teman anggota, mintanya jersey seperti apa?,” ujar Guntur.
Menurutnya, di BRCC ini selain ada tim juga ada komunitas. Untuk tim yang mengikuti turnament, diharapkan masih menjadi tiga besar klub terbaik di Indonesia. Sedangkan untuk komunitas, harapannya tetap kompak, dan menjadi bagian besar dari road bike seluruh Banyuwangi.
“Saya berharap BRCC jadi rumah besar bagi semua teman-teman road biker, karena BRCC ini bukan klub yang spesifik, namun terbuka bagi klub-klub lainnya,” ungkapnya..
Guntur menyebut, dibandingkan tim-tim lainnya di Indonesia, seperti Nusantara Pro Cycling Team dan Mula Cycling Team, hanya BRCC yang paling konsisten dan masih tetap eksis selama sepuluh tahun.

“Nusantara Pro Cycling Team merupakan perubahan dari KFC Cycling Team, dan klub Mula Cycling Team perubahan dari PGN Cycling Team, semua sudah bubar, klub-klub baru atlitnya tetap, namun ganti ganti,” jelas Guntur.
“BRCC basicnya atlit dari Banyuwangi, meskipun ada satu dua atlit dari luar, tetapi yang dominan atlit dari Banyuwangi, sehingga tetap eksis terus, dimana-mana BRCC tetap ada atlitnya, baik itu atlit saat porprov, elit maupun yunior semuanya dimiliki. Harapannya kedepan BRCC lebih berprestasi lagi,” imbuhnya.
Kedepan, lanjut Guntur, Tim BRCC akan mengikuti semua even-even tour balap sepeda yang telah dibuka usai pandemi.
“Agenda Tim BRCC, minggu depan ini kita mendapatkan undangan even di Bandung,” pungkas Guntur.(nng)












