MALANG | BIDIKNEWS – Setelah diumumkannya pemenang pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, (21/5/2019) dini hari, terjadi kerusuhan akibat aksi unjuk rasa memprotes hasil pemilu yang diumumkan oleh KPU di beberapa daerah. Namun tidak demikian di Kota Malang.
Terjaganya keamanan di Kota Malang, di sebut Asfuri hasil dari kinerja banyak pihak, selain TNI dan Polri, upaya persuasif dari pemerintah Kota Malang dan tokoh masyarakat beserta ormas-ormas di dalamnya, peran awak media juga tidak kalah vital.
“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang tak terhingga. Diakui atau tidak, publikasi media itu sangat berpengaruh pada penyikapan masyarakat. Namun, di Kota Malang wartawan dan pemerintahan juga aparat hukum, menjadi kolaborasi solid dalam pengkondisian Kota Malang ini,” ungkap Asfuri.
Pihaknya juga merasa terbantu dengan pemberitaan positif yang selama ini dilakukan oleh awak media Kota Malang, memberikan efek positif pula pada kondisi politik yang sempat memanas menjelang diumumkannya hasil pemilu oleh KPU.
“Selama ini, koordinasi awak media dengan kami berjalan seiring. Semoga hal demikian tetap terjalin diantara kita,” imbuhnya.
Sementara itu, Asfuri juga mengucapkan maaf jika terkadang ada kebutuhan pemberitaan yang dikonfirmasikan langsung kepada dirinya dianggap kurang ditanggapi. Mendatang, dengan terus meningkatkan komunikasi antara pihak kepolisian dan awak media, dirinya mengharapkan terus terjalin hubungan dan kerjasama harmonis.
“Saya juga mohon maaf, kadang ada rekan wartawan yang menanyakan terkait pemberitaan kepada saya langsung namun kadang tidak saya angkat telponnya atau WA nya, sebab terkadang ada beberapa berita yang memang cukup bisa diakses melalui Kasubag Humas Polres Malang Kota,” pungkasnya. (*)
Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif
SURABAYA | bidik.news - Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh positif...
Read moreDetails











