Magetan l bidik.news – DPRD Magetan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Pahingan, pada Selasa (27/05/2025), tepatnya areal Pasar hewan Maospati didampingi Lurah Maospati Indra Arista Ardi, Selasa (27/05/2025).
Sidang ini yang turut hadir Ketua Komisi B Rita Haryati yang didampingi beberapa rekan komisi. Lurah Maospati, Indra Arista Ardi, Kiki ldarwati dari Disperindag.
Dalam hal ini Ketua Komisi B sampaikan,” terkait dengan areal relokasi pasar untuk sekitarnya,sebenarnya tidak ada kesulitan, pada intinya kalau kita dikomisi B, ini Yang menaungi Disperindag itu hanya merelokasi dari pasar Paingan ke direlokasi ke belakang ini.
Jadi sebenarnya aduan dari warga masyarakat yang ada di Totok. Ibarat Puskesmas itu tidak berhubungan dengan disperindag karena itu murni program daripada Kelurahan Maospati untuk mengembalikan ke aset daerah. Dalam rangka menyelamatkan aset-aset daerah yang ada di Kelurahan maospati. Tapi karena kami adalah anggota DPRD wakil daripada rakyat kita mendengar aduan dari warga masyarakat Totok yang sejumlah 18 kk.
Kita tadi sudah berkoordinasi untuk kompensasinya ditambah. Sehingga semuanya itu bisa legowo berjalan sesuai dengan harapan semua. Jadi pasarnya jalan foodcourt misalnya nanti Jalan ekonomi berkembang dengan baik kegiatan daripada perintah tidak berjalan baik warga masyarakat yang dipindahkan oleh pihak kelurahan Juga tidak merasa dirugikan pemerintahan.
Terkait warga kewenangan Lurah di luar kemenangan kami, cuman yang jelas tadi Lurah Maospati sudah menyampaikan sudah diberi kompensasi bla bla bla bla dan harapan dari pada kami untuk menambah, supaya kesulitan warga yang dipindah ini sedikit berkurang. Lagi pula kalau kami melihat luas yang 10.000 ini sebenarnya tidak ada masalah.
Cuma kami menyadari betul bahwa di samping ini ada Puskesmas, ada SMP dan di depan itu juga jalan nasional maka kami tadi juga sudah menyampaikan akan mendalaminya lagi di RTP karena ini kan sidak lapangan nanti kalau di RTP kita di kantor nanti pembahasannya bisa lebih tajam.
Bisa lebih menyeluruh mungkin itu Jadi kami ingin mendalami untuk apa namanya Pasar Hewan itu semakin ke depan.
Secara tidak sengaja apa mungkin kotorannya itu akan semakin kotor dan sebagainya
Jalan saluran air ini kan di dekat publik ini harus diperhatikan juga terus dampak daripada bau. Atau hewan ini mengganggu Puskesmas mengganggu sekolah atau tidak, itu nanti perlu kita jalani lewat RPP insya Allah nanti kita akan gelar RDP di kantor DPRD mungkin itu,” pungkas Ketua Komisi B Rita Haryati.
Disperindag Tegaskan,” aku pengelola BMT juga sudah nanti di bulan Juni kita mulai untuk persiapan pembangunan relokasi Pasar Hewan pasar Paingan di belakang Puskesmas. Tidak menutup kemungkinan sebelum memulai pembangunan nanti kita akan libatkan pihak Puskesmas SMP dan markas sekitar. Buat relokasi pasar hewan dulu selama 3 bulan bulan Juni Juli Agustus, Kemudian baru kita buat food code setelah pemindahan di sini.
Lahan pasar hewan yang sekarang kita bangun untuk Unesa dari mulai agustus sampai dengan November dengan pagu 1 milyard, prosesnya memakai purchasing konstruksi dengan sistem negosiasi jadi tidak lelang, akan tetapi tender. Dengan rincian di sini relokasi 680 di Unesa 500 juta itu di luar pedagang. itu baru hasil sosialisasi kita tidak ada ranah untuk pendataan pk5 yang ada di sana tapi beberapa ketua dari PKL menyampaikan ke kami bahwa nanti Sebagian ada yang ikut pindah ke sini ada sebagian masih tetap di sana kita bebaskan mereka intinya dengan bagian sini juga sudah mengurangi kemacetan jalan. (Eko)











