SURABAYA | BIDIK.NEWS – Sebagai bentuk komitmen Universitas Airlangga (Unair) dalam mengentaskan kasus stunting. Unair bekerja sama dengan organisasi nonprofit Vitamin Angels dari California, Amerika Serikat mengadakan kegiatan suplai suplemen micronutrient. Kegiatan ini terintegrasi dengan kegiatan “Desa Emas” yang digelar konsorsium perguruan tinggi se-Jawa Timur.
Launching program “Desa Emas” digelar pada Sidang Terbuka Dies Natalis Ke-68 Unair, Rabu (9/11/2022) di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Unair.
“Desa Emas” merupakan program pendukung kesehatan anti-stunting yang digagas Unair dan terdiri dari kegiatan seperti percepatan penurunan stunting, penyediaan sarana air bersih, audit kasus stunting, serta kegiatan lain yang melibatkan berbagai elemen baik mahasiswa maupun dosen.
Salah satu kegiatan program “Desa Emas” adalah kegiatan penyuplaian suplemen yang berkolaborasi dengan 19 perguruan tinggi di Jatim serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim.
Kegiatan ini menyasar ibu hamil serta calon pengantin wanita melalui program inovasi Layanan Terpadu Pranikah (Laduni).
Program “Desa Emas” menggunakan metode lima pilar yang bekerja sama dengan perangkat desa dari desa-desa yang disasar. Program “Desa Emas” juga mencakup focus group discussion dengan perangkat kabupaten yang disasar, peresmian Rumah DataKu, serta layanan edukasi berbasis perubahan perilaku.
Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa menyampaikan selamat kepada Unair atas Dies Natalis Ke-68 yang sekaligus meresmikan program “Desa Emas”. “Keluarga besar Pemprov Jatim mengucapkan selamat atas Dies Natalis Ke-68 Unair,” katanya.
Khofifah mengatakan, terdapat 18 kabupaten dan 180 desa di Jawa Timur yang menjadi sasaran program “Desa Emas” dalam percepatan penurunan stunting. Ia berujar program “Desa Emas” akan memberikan manfaat yang besar bagi penguatan kualitas sumber daya manusia di Jatim, terutama dalam intervensi penguatan penurunan stunting.
“Mudah-mudahan program ini dapat memberikan manfaat dan barokah bagi kita semua,” tutup Khofifah.











