SURABAYA|BIDIK.NEWS-Gubernur Jawa Tinur, Khofifah Indar Parawansa secara simbolis membuka pameran buku bertajuk ‘Big Bad Wolf’ , Kamis (4/10/2019) di JX Expo International Surabaya.
Gubernur Khofifah mengajak semua lapisan masyarakat Jawa Timur, terutama generasi milenial agar gemar membaca dan mencintai buku. Selain itu, buku harus dijadikan teman sebagai referensinya, sehingga termotivasi dan semangat untuk menata kehidupan yang lebih baik dalam menyongsong masa depan di era digital ini.
“Dengan membaca, kita bisa mengetahui isi dunia. Rosulullah SAW, pertama kali diajarkan adalah membaca. Saya pesan kepada adik-adik jangan pacaran, banyak membaca dan jauhi narkoba, karena narkoba bisa merusak generasi milenial dan bangsa,” pesan Khofifah kepada siswa-siswi yang hadir.
Gubernur Khofifah juga mengapresiasi penyelenggara karena ditempatkan di Jawa Tinur, diharapkan dengan pameran buku murah dan diskon antara 60 -80 persen ini menjadi ladang baru bagi masyarakat Jawa Timur untuk berburu buku murah dan memulai untuk gemar membaca. “Jadi untuk memulai membaca dimulai dari diri kita sendiri dan menjadikannya budaya,” paparnya.
Sementara, President Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi, mengatakan, pameran buku Big Bad Wolf digelar dalam rangka memperingati HUT ke 74 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan selama sebelas hari mulai tanggal 4-14 Oktober 2019.
Menurutnya, kesadaran mengenai pentingnya memperkenalkan budaya membaca sejak dini, serta memberikan akses-akses buku yang baik, bernutu, dan bervariasi, menjadi semangat Bazar Buku Big Bad Wolf untuk terus menyelenggarakan bazar ini. “Ini adalah kali ke empat Bazar Buku Big Bad Wolf hadir di Kota Surabaya,'” ujar Uli Silalahi di sela sela acara pembukaan pameran.
Dikemukakan, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, membutuhkan kemampuan kita untuk memilih dan memilah informasi. Arti literasi bukan hanya kemampuan membaca atau menulis saja, melainkan kemampuan menyerap informasi dan dapat berguna bagi kehidupan.
“Dengan hadirnya Bazar Buku Big
Wolf, kami mengajak masyarakat Jawa Timur untuk lebih gemar membaca buku. Dengan banyak membaca, kita bisa makin kritis dalam menyikapi kejadian dan tidak mudah termakan hoax. Sebab, buku merupakan sumber informasi kredibel yang dapat dipertanggung jawabkan segala isi bacaan di dalamnya,” papar Uli yang juga dikenal sebagai Ibu buku ini. Dalam pameran tersebut disediakan buku sebanyak 2 juta berbagai jenis buku. (zainul)











