SURABAYA – Ada indikasi apa yang terjadi disaat-saat sekarang ini ustad atau ulama menjadi korban penganiayaan. Bahkan sudah terjadi berulang kali dibeberapa daerah. Ironisnya, sebagian besar kejadiannya disaat sedang menjalankan ibadah sholat.
Anehnya, hampir semua pelaku yang tertangkap, pada awalnya selalu dianggap mengalami gangguan jiwa atau gila.
Ini daftar para ulama atau ustaz yang menjadi korban penganiayaan. Dibulan maret 2018, seorang Imam masjid At Tuqo, di Kec. Kangkung, Kendal Jawa Tengah, bernama H.Achmad Zaenuri menjadi korban penganiayaan.
Peristiwa ini terjadi disaat Achmad bersama menantunya hendak keluar rumah dengan menggunakan mobil, tanpa diduga seorang pengamen bernama Suyanto menyerang menantunya dengan mendadak. Disaat Achmad akan membantu menantunya, pelaku malah menganiaya Achmad, sehingga mengalami luka-luka.
Peristiwa seperti ini terjadi kembali dibulan yang sama, menimpa seorang ustaz bernama Abdul Rachman yang ditusuk seorang pelaku bernisial SM. Korban ditusuk saat menjadi imam sholat shubuh berjamaah di Masjid Darul Mutaqqin Sawangan Depok.
Setelah itu, terjadi kembali peristiwa yang sama, pada April 2018. Yang menimpa seorang imam masjid di Sidoarjo, Jawa Timur bernamaTajuddin. Penganiayaan ini terjadi saat Tajuddin menjadi imam masjid saat sholat Maghrib.
Pada saat rakaat kedua, dengan tiba-tiba datang pelaku yang diketahui bernama Muhamad Rudiyanto langsung menerobos shaf jemaah dan memukul Tajuddin dengan benda tumpul, sehingga mengakibatkan luka memar disekujur tubuhnya. Hasil penyelidikan kepolisian, akhirnya pelaku diketahui mengalami depresi berat.
Ini terulang lagi, peristiwa penganiayaan terhadap ulama di 2020. Seorang imam Masjid Al Falah di Pekanbaru, Yazid Umar Nasution ditusuk pelaku berinisial IM. Lagi-lagi kejadian penusukan dilakukan saat korban usai menjalankan sholat isya.
Dari sejumlah informasi, bahwa pelaku memang kerap bertemu korban untuk tujuan berkonsultasi. Karena diduga kecewa dengan hasil konsultasinya, hingga akhirnya pelaku nekad menusuk korban dengan sebilah pisau. Atas peristiwa itu, polisi menetapkan IM sebagai tersangka.
Masih ditahun yang sama, terjadi kembali peristiwa yang sama, yang menimpa imam masjid bernama Muhamad Arif dibacok saat sedang memimpin sholat Maghrib di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Tanjung Rancing, Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Namun korban akhirnya meninggal dunia setelah dirawat selama 3 hari di RSU.Mohamad Husein Palembang. Sedangkan pelaku bernama Meyudien, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Yang paling gres, menimpa ulama Syehk Ali Jaber yang menjadi korban penusukan disaat sedang mengisi acara ceramah di Masjid Fallahudin kota Bandar Lampung. Peristiwa ini terjadi disaat Syekh Ali Jaber sedang melakukan interaksi dengan Jammah yang hadir.
Disaat itulah seorang laki-laki tak dikenal tiba-tiba menghampiri dan menusuk Syekh Ali Jaber. Sementara pelaku berhasil ditangkap untuk menjalani proses hukum. (Imron)











