BIDIK NEWS | BANYUWANGI – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno kembali melakukan kunjungan ke Banyuwangi.
Dalam kunjungan kali ini, Sandi bersilaturrahim dan berdialog bersama Relawan Keummatan yaitu Kyai, Habaib dan Masyayikh se-Tapal Kuda, di Latansa Home Stay, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Selasa (19/03).
Dikesempatan ini, Sandi tak henti-hentinya menyampaikan program-program Prabowo-Sandi yaitu meningkatkan perekonomian di Indonesia.
“Kedatangan saya kembali di Banyuwangi selain bersilaturrahim, juga untuk mensosialisasikan program-program Prabowo-Sandi, memastikan jika kita akan perbaiki ekonomi, membuka lapangan kerja serta menjaga kestabilan biaya keseharian,” jelasnya.
Selain itu, Sandi juga menyampaikan janjinya untuk mendorong terbitnya Undang Undang (UU) Pesantren.
“Kita akan terus mendorong terbitnya UU Pesantren, dimana pendidikan Pesantren diberikan kesetaraan, agar nanti lulusan pesantren diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan lapangan pekerjaan,” ucap Sandi dihadapan ribuan relawan kaum millenial, emak-emak (ibu-ibu) dan bapak-bapak.
Sementara, Ketua Panitia dan Relawan Keummatan Prabowo-Sandi Banyuwangi, Danu Budiyono mengungkapkan, kegiatan Silaturohim dan Dialog Relawan Keummatan ini dihadiri sekitar empat ribu peserta se-Tapal Kuda.
“Beliau semua adalah yang kita undang secara khusus, dan nantinya menjadi ujung tombak kemenangan Prabowo Sandi. Karena, silaturohmi dan dialog itu, adalah segmen kyai, habaib, ustadz, masyayikh, guru ngaji dan pejuang relawan 02,” ujar Danu.
Berdasarkan data yang ada, lanjut Danu, undangan sebanyak 48 kyai khos, ada juga 50 orang perwakilan dari sembilan pulau sekitar Sepeken, hadir juga Nyai Isyak binti As’ad Syamsul Arifin dari Ponpes Salafiyah Safi’iyah, Asembagus, Situbondo. Selain itu, hadir juga perwakilan budayawan, dan seniman Banyuwangi.(nng)











