BIDIK NEWS | SURABAYA – Saat kunjungan Safari Ramadhan 1439 H di Mapolrestabes Surabaya, Jendral Tito Karnavian membeberkan terungkapnya jaringan teroris di Jawa Timur , “Terungkapnya, pasca ledakan bom di tiga Gereja Surabaya, Tim Densus 88 menemukan alat bukti ketika hendak melakukan aksinya. Bukti itu adalah CCTV yang terpasang di sudut Jalan,” Ungkap Jendral Tito Karnavian di Mapolrestabes Surabaya, Kamis, (31/5).Tito menambahkan, alat bukti CCTV itu, kata Tito, sangat menunjang kerja Tim Densus 88 maupun penyidik dalam mengungkap jaringan teroris di Surabaya,
“Jadi, kami sangat berterimakasih kepada Bu Risma (Walikota Surabaya), dengan sistem CCTV kota ini yang terpasang dan berfungsi dengan baik. Terima kasih Bu Risma,” tambahnya.
Rekaman CCTV yang berhasil disita itu bisa dipakai penyidik untuk mengidentifikasi orang-orang yang mencurigakan, membantu kronologi penyerangan yang dilakukan pelaku (teroris), bahkan bisa digunakan sebagai barang bukti,
“Hal itu (rekaman CCTV) tidak kami temukan pasca ledakan bom Tamrin Jakarta. Kami kesulitan mencari CCTV yang ada. Adapun tidak berfungsi saat itu. Akhirnya kita dapatkan dari CCTV kantor swasta,” ulas Tito, yang saat itu masih menjadi Kapolda Metro Jaya.
Atas pentingnya sistem CCTV yang terpasang disetiap sudut jalan, tempat publik hingga tempat-tempat ibadah, Tito berharap campur tangan pemerintah dan semua pihak untuk membuat sistem CCTV seperti yang sudah diterapkan di Surabaya.(Riz)
Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif
SURABAYA | bidik.news - Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh positif...
Read moreDetails











