SURABAYA | bidik.news – Masa angkutan Lebaran 2024 yang KAI Commuter tetapkan selama 22 hari sejak H-10 (31/3) hingga H+10 (21/4) telah berakhir. Sepanjang periode itu, total pengguna KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya yang dilayani mencapai 878.076 orang.
“Angka tersebut naik 6% dibanding total volume masa angkutan Lebaran 2023, yaitu 827.354 orang,” kata Anne Purba, Corporate Secretary KAI Commuter, Rabu (24/4/2024).
Dijelaskannya, tercatat volume tertinggi atau puncak arus mudik dengan menggunakan Commuter Line di wilayah 8 Surabaya terjadi pada 21 April dengan total volume pengguna 47.059 orang.
Selama masa angkutan Lebaran, Stasiun Surabaya Gubeng tercatat sebagai stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan Commuter Line dengan volume terbanyak, yaitu masing-masing 116.923 orang dan 116.349 orang.
Sementara itu, di Stasiun Wonokromo tercatat 63.997 orang yang naik dan 63.031 orang yang turun. Sedangkan di Stasiun Malang total melayani keberangkatan 55.139 pengguna dan kedatangan 52.389 orang.
Pada periode tersebut, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya mengoperasikan layanan perjalanan Commuter Line dengan total 1.320 perjalanan. Dimana 60 perjalanan commuter line tiap harinya yang terdiri dari 14 perjalanan Commuter Line Dhoho, 8 perjalanan Commuter Line Penataran, 2 perjalanan Commuter Line Tumapel, 4 perjalanan Commuter Line Blorasura, 8 perjalanan Commuter Line Supas, 10 Perjalanan Commuter Line Arjonegoro, 6 perjalanan Commuter Line Jenggala, dan 8 perjalanan Commuter Line Sindro.
Anne Purba menyampaikan, selama masa angkutan Lebaran 2024 ini, KAI Commuter juga mencatatkan ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan setiap perjalanan Commuter Line di wilayah 8 Surabaya. Rata-rata ketepatan jadwal keberangkatan Commuter Line sebesar 100% dan rata-rata ketepatan kedatangan perjalanan mencapai 99%.
“Untuk peningkatan layanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya memberlakukan kapasitas angkut maksimum pada tiap perjalanan Commuter Line. Untuk perjalanan Commuter Line lebih dari 100 km diberlakukan pembatasan kapasitas angkut maksimum atau okupansi 120%. Sedangkan untuk jarak perjalanan Commter Line kurang dari 100 km diberlakukan okupansi pengguna 150%,” ujarnya.
KAI Commuter wilayah 8 Surabaya juga memberlakukan 4 tempat duduk di ujung-ujung kereta atau dekat boardes untuk pengguna prioritas seperti lansia, Ibu hamil, penyandang disibalitas, dan Ibu membawa balita penggunaan.
KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya juga menugaskan 204 petugas pengamanan stasiun dan 93 petugas pengawalan kereta dan untuk menjamin keamanan pengguna. Fasilitas-fasilitas layanan lain di stasiun juga mewarnai Idul Fitri. Diantaranya tematik Idul Fitri 1445 H di stasiun-stasiun rama dan penambahan petugas posko.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengguna Commuter Line dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak seperti Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Kementerian BUMN, TNI, POLRI, Komunitas Pencinta kereta serta semua pihak yang membantu mensukseskan Angkutan Lebaran 2024 ini terlaksana dengan baik,” pungkas Anne Purba.











