SURABAYAl bidik.news – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur, Aminurokhman, menanggapi keras pemberitaan dan tayangan siniar dari media Tempo yang dinilai mendiskreditkan serta menyudutkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Narasi dalam pemberitaan tersebut memicu reaksi keras dari para kader di tingkat daerah yang berujung pada penyampaian aspirasi melalui aksi damai.
Menurut Aminurokhman, isi dari pemberitaan tersebut memuat narasi yang sengaja didesain untuk menurunkan marwah (downgrade) Surya Paloh dan memberikan pembingkaian (framing) negatif terhadap kaum nasionalis.
“Setelah kami pelajari secara mendalam, terdapat upaya-upaya untuk mendiskreditkan. Ada kesan framing yang didesain sedemikian rupa, seakan-akan kelompok nasionalis seperti itu,” ujar Aminurokhman pada Rabu ( 15/4/2026 ).
Menyikapi hal tersebut, DPW NasDem Jatim merangkum tiga poin utama yang menjadi dasar keberatan dan tuntutan para kader:
Pertama , Pemberitaan Tidak Berdasarkan Fakta: Isi berita dinilai tidak mencerminkan kenyataan yang ada dan memuat unsur-unsur yang tidak berdasar.
Kedua , Merendahkan Kapasitas Ketua Umum: Pemberitaan tersebut dianggap telah merendahkan kapasitas Surya Paloh sebagai Ketua Umum, sebuah hal yang sangat tidak dapat diterima oleh para kader di akar rumput.
Ketiga , Kondisi Internal Partai: Fakta politik di internal Partai NasDem ditegaskan sangat berbeda dengan apa yang dinarasikan oleh Tempo.
Aksi Damai sebagai Bentuk Loyalitas Kader
Lebih lanjut, Aminurokhman menjelaskan bahwa meskipun pihak Tempo dikabarkan telah meminta maaf pasca-didatangi oleh kader NasDem di wilayah Jakarta dan Banten, hal tersebut tidak membendung keinginan kader di Jawa Timur untuk menyuarakan perasaannya.
Perwakilan dari DPW dan empat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem turun langsung menggelar aksi damai. “Teman-teman di daerah sudah tidak sabar dan ingin mengaktualisasikan perasaannya melalui aksi damai. Ini menunjukkan bahwa para kader memiliki loyalitas yang utuh dan komitmen untuk bersama-sama membuat perubahan besar bagi bangsa,” tegasnya.
Seluruh aspirasi dari para kader dan fungsionalis partai NasDem dari DPD Surabaya,Sidoarjo,Pasuruan dan Ga resik telah ditampung oleh DPW Jatim. Pihaknya menyatakan berkewajiban untuk meneruskan aspirasi tersebut langsung kepada Ketua Umum guna menentukan langkah serta kebijakan strategis selanjutnya.
Meragukan Proses Verifikasi Jurnalistik Tempo
Dalam kesempatan yang sama, Aminurokhman juga merespons pernyataan pimpinan Tempo yang mengklaim bahwa produk jurnalistik mereka telah terverifikasi dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. Ia secara terbuka mempertanyakan validitas narasumber yang digunakan oleh media tersebut.
“Terkait keyakinan mereka bahwa berita itu sudah diverifikasi, pertanyaannya adalah siapa yang diverifikasi? Apakah orang tersebut memiliki kompetensi untuk memberikan informasi, atau hanya sekadar sumber yang sebenarnya tidak mengetahui persis kondisi internal kami? Di situlah proses verifikasi tersebut patut kami ragukan,” ungkap Aminurokhman.
Menutup pernyataannya, ia menegaskan sikap Partai NasDem terkait permintaan maaf yang telah dilayangkan sebelumnya. “Kalau orang salah dan meminta maaf, tentu kami maafkan. Tapi, kami tidak pernah lupa,” pungkasnya.( Rofik )











