NGAWI — Dengan adanya pemberitaan di media terkait warga miskin yang hidupnya tragis di wilayah Kecamatan Kwadungan membuat Kepala Dinas Sosial Ngawi terjun langsung ke lokasi.
Mbah Mini 85 tahun, mengalami patah tulang di pergelangan tangan. Suwarno, 60 tahun, mengalami sakit setruk sudah 15 tahun, dan tidak punya penghasilan. Kehidupan sehari-hari mengandalkan belas kasihan dari tetangga. Sari, 52 tahun, mengalami sakit polio sejak kecil.merawat ibu kandung dan kakaknya (Embah Mini dan Suwarno)
tinggal serumah dengan kondisi sakit.
Tripujo selaku kepala dinas sosial Kabupaten Ngawi menyampaikan ungkapan terima kasih pada teman wartawan yang telah memberikan informasi dan kepada Kapolsek Kwadungan beserta anggotanya atas keperdulian pada warga miskin.
“Dengan adanya pemberitaan dari media bisa menjadikan suatu informasi, ini yang dinamakan kemitraan dalam hubungan kerja.dan saya sangat apresiasi pada pihak polsek kwadungan, dengan keperduliannya” paparnya kadinsos saat di konfirmasi di kantornya
Tripujo juga menyampaikan sebelumnya kami turun sudah melihat data bahwa embah mini ini sudah terkafer bantuan mulai BPJS, BPNT atau PKH” katanya
Saat kita meninjau kerumah embah mini, lanjud Kadinsos Ngawi menyampaikan pada pemdes (perangkat desa) supaya bisa memantau warga yang seperti embah mini dan di laporkan pada dinsos.”imbuhnya.











