SURABAYA | BIDIK.NEWS – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) melakukan peluncuran 1 unit kapal tunda di Galangan PT Dumas Tanjung Perak Shipyards, Surabaya, Selasa (21/2/2023). Kapal tunda dengan nama KT IPCM Abimanyu V memiliki nilai investasi Rp 68,9 miliar dengan daya minimal 2 x 2200 HP dan tipe Azimut Stern Driven (ASD).
Acara peluncuran dihadiri jajaran manajemen IPCM, Direktur Utama Shanti Puruhita, Direktur Armada dan Operasi Muhammad Iqbal, Direktur Keuangan & SDM Reini Delfianti, serta Direktur Utama PT Dumas Tanjung Perak Shipyards Andy Bintoro dan Direktur Operasi Amanda Bintoro.
Hadir pula Holding IPCM Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Putut Sri Muljanto, perwakilan Subholding IPCM Vice President Kapal PT Pelindo Jasa Maritim Elvinsyah serta stakeholders yang terkait dalam pembangunan kapal, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya Capt. Heru Susanto, Direktur Operasi PT Biro Klasifikasi Indonesia R. Benny Susanto.
Abimanyu V merupakan kapal tunda milik IPCM kelima yang dibangun sendiri menggunakan dana hasil IPO. Sehingga menambah kekuatan armada IPCM yang dioperasikan di seluruh wilayah operasi kerja menjadi 96 armada kapal (kapal tunda dan kapal pandu).
Kapal tunda ini direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2023 mendatang. Peluncuran kapal tunda baru ini merupakan tahapan akhir yang menandai selesainya pembangunan struktur kerangka badan kapal. Pembangunan kapal dilakukan oleh PT Dumas Tanjung Perak Shipyard dengan melibatkan pihak Biro Klasifikasi Indonesia dalam pengawasan dan pembangunan kapal.
“Pembangunan kapal tunda Abimanyu V ini wujud komitmen yang tinggi dari IPCM untuk mengutamakan service excellent kepada customer serta bentuk komitmen kami mengelola penggunaan dana hasil IPO yang merupakan proyek investasi multiyears. Kapal tunda ini merupakan sistership dengan 4 kapal tunda IPCM sebelumnya, yaitu Abimanyu I, II, III dan IV yang telah dioperasikan di berbagai wilayah operasi IPCM.” jelas Shanti Puruhita.
Kapal Abimanyu V memiliki desain serta konstruksi yang memudahkan pengoperasian, manuver/olah gerak kapal, maintenance, memiliki draft rendah, serta dapat dioperasikan fully escord (pengawalan) untuk kapal-kapal besar, juga pelayanan bow to bow aman, dan dapat masuk slope kapal besar.
Shanti melanjutkan, peluncuran kapal tunda baru ini akan semakin memperkuat armada IPCM. “Saya yakin dan optimis, keberadaan kapal tunda baru kami dapat meningkatkan volume bisnis, memperluas target pasar, dan menambah kelancaran operasional.” katanya.
Sejauh ini, pada 2023 Perseroan telah menuntaskan pekerjaan pembangunan 1 unit kapal tunda dan 3 unit kapal pandu dengan total investasi Rp 95,4 miliar. Adapun di 2023 ini, IPCM menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 124,5 miliar.
Dengan penambahan itu, Perseroan berharap investasi armada baru ini dapat terus menjaga service level guarantee dan service level agreement kepada pengguna jasa Perseroan dan membuat kinerja perusahaan semakin tumbuh pesat. sehingga dapat memenuhi harapan para stakeholders. Perseroan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dengan menambah investasi kapal yang dibutuhkan.











