f
BIDIK | SURABAYA – Janda satu anak jual temannya dan layani seks Threesome melalui medsos, berinisial AS (22) Warga Semarang, Jawa Tengah ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.
“Kami amankan yang bersangkutan di salah satu hotel di kawasan Gubeng,” Terang Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Jumat (14/9). Selain mengamankan AS, polisi juga mengamankan seorang perempuan yang telah dijual olehnya, dan seorang pria hidung belang.
Perempuan yang dijual oleh AS diketahui berinisial IN (21), juga asal Semarang. Dalam layanan threesome tersebut, AS mematok tarif Rp 1,4 juta.
”Jadi, tersangka dan korban ini sama-sama tinggal di Semarang. Mereka mengaku sudah saling kenal sejak satu tahun lalu, dan sepakat untuk menerima order threesome. Keduanya datang ke Surabaya ini hanya kalau ada order saja,” terang Ruth.
Sementara untuk menarik atau mencari pelanggan, lanjut Ruth, AS menggunakan media sosial Twitter dan Facebook (FB). “Tersangka ini memasang foto di medsos tersebut, juga sekaligus tarifnya,” jelasanya.
Sedangkan AS kepada polisi mengaku sudah setahun ini membuka layanan seks threesome tersebut. Dalihnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi dan harus menghidupi anaknya seorang diri.
AS juga mengaku pernah menjadi korban trafficking, kemudian memilih mencari uang dengan cara menjual diri ke lelaki hidung belang. “Terpaksa aja. Untuk hasilnya saya bagi dua,” beber perempuan yang sudah dua tahun menjanda itu.
Atas perbuatannya, AS akan dijerat Pasal 2 Undang-Undang (UU) TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan atau Pasal 506 KUHP. Sementara untuk barang bukti, polisi menyita uang tunai Rp 400 ribu, handphone warna hitam, kondom bekas pakai serta kondom baru. (Riz)









