BANYUWANGI | bidik.news – Ditengah keberhasilan Polresta Banyuwangi memberantas aksi premanisme
dalam Operasi Pekat Semeru 2025, masih ada satu kasus yang hingga kini belum dituntaskan.
Enam bulan lalu, peristiwa memilukan merenggut nyawa Dinda Carla Nur Anindita (7), bocah perempuan asal Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.
Hingga kini, kasus tarsebut seakan stagnan karena tidak ada satu pun tersangka yang berhasil diamankan pihak kepolisian. Disisi lain keluarga korban sangat menanti keadilan yang tak kunjung datang.
Pengakuan ayah korban, Ahmad Doni (35), terus menuntut kejelasan, bahkan meminta perhatian langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Saya mohon sangat untuk kasus ini, mohon sekali untuk dipantau dan didampingi,” ucap Doni dengan penuh harap.
Siswi kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah tersebut meninggal tragis pada 13 November 2024 silam, jasadnya ditemukan di sebuah kebun kosong, berjarak sekitar 200 meter dari kediamannya. Kondisinya sangat mengenaskan, selain kancing baju seragam sekolah terlepas, ada luka di bagian mulut dan belakang kepala.
Sepeda mini warna pink yang biasa mengantarnya ke sekolah, ditemukan di sungai. Sebuah sepatu dan permen lollipop juga ditemukan dilokasi. Carla diduga menjadi korban kekerasan seksual yang berujung pada pembunuhan.
Kegelisahan terus menyelimuti keluarga korban menanti hasil proses penyelidikan pihak kepolisiaan yang hingga kini belum ada titik terang.
“Lebih dari enam bulan ini, belum ada hasilnya dan masih belum ada perkembangan yang signifikan,” ungkapnya.
Selain itu, Doni pun dibuat heran dan terus mempertanyakan dengan hasil otopsi yang disebut rusak.
“Saya tidak mengerti kenapa bisa rusak, harusnya bisa ditanyakan ke dokter forensiknya,” keluh Doni.
“Saya hanya ingin keadilan untuk putri saya. Siapapun pelakunya, saya mohon segera ditangkap, dan jangan sampai salah tangkap,” imbuhnya menegaskan.
Hingga berita ini ditayangkan, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Komang Yogi Arya saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut tidak ada jawaban.(nng)












