SURABAYA – PT KAI Daop 8 Surabaya menetapkan aturan persyaratan untuk pelanggan usia 6 -18 tahun. Hal ini menyesuaikan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan No. 39/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022.
Aturan itu dikeluarkan bersamaan dengan penetapan masa Angkutan Lebaran 1443 H selama 22 hari. Masa tersebut dimulai H-10 – H+10 Lebaran atau 22 April – 13 Mei 2022.
KAI Daop 8 Surabaya mencatat tanggal keberangkatan yang paling banyak dipilih masyarakat, yaitu mulai 29-30 April 2022 dan 6-8 Mei 2022.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, penumpang anak usia 6 -18 tahun akan mengikuti regulasi penumpang dewasa. Jika sudah vaksin ke-2, maka wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam. Sedang yang baru vaksin 1 kali wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.
Kewajiban menunjukan bukti PCR 3×24 jam juga berlaku bagi yang belum vaksin karena alasan medis. “Namun berkas harus ditambah dengan kelengkapan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah,” kata Luqman,” Kamis (21/4/2022).
Untuk penumpang anak usia di bawah 6 tahun, mereka tidak wajib vaksin. Penumpang kategori ini juga tidak wajib menunjukkan bukti screening negatif tes Covid-19. Namun mereka wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.
“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan maka tidak diperkenankan untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” kata dia.
Untuk membantu melengkapi persyaratan perjalanan KA khususnya tes antigen, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan layanan rapid test antigen seharga Rp 35 ribu.
Adapun stasiun-stasiun yang menyediakan layanan ini, antara lain Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, Stasiun Bojonegoro dan Stasiun Babat,
Stasiun Lamongan, Stasiun Mojokerto, Stasiun Wonokromo, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Kepanjen dan Stasiun Wlingi.
Luqman Arif mengimbau kepada calon pengguna jasa agar memperhatikan kembali persyaratan sebelum memesan tiket. “Jangan lupa melakukan pengecekan sebelum melalui proses pemeriksaan tiket,” pungkasnya.












