BIDIK NEWS | MALANG – Penyikapan dari beberapa element masyarakat Kota Malang terkait kondisi jalan berlubang, dengan cara penggalangan koin mendapatkan respon positif dari Wali Kota Malang, Sutiaji. Aksi turun jalan dengan galang koin untuk jalanan berlubang yang digelar sejak kemarin hingga hari ini, Jumat (22/3) kemungkinan akan tetap berlanjut hingga beberapa hari kedepan.
“Pasti lah saya respon positif gerakan koin untuk jalan berlubang ini. Ini gerakan sosial, niat masyarakat yang terlibat juga baik, pasti akan berjalan baik juga,” sambut Sutiaji.
Kendati demikian, Pemerintah Kota Malang tidak hanya tinggal diam melihat banyaknya jalan berlubang di wilayahnya. Sutiaji juga mengajak masyarakat untuk memahami, bahwa dana APBD bukan seperti uang di brankas.
“Kalau uang di brankas,sewaktu-waktu mau ambil kapanpun bisa, tapi APBD ada proses dan mekanismenya. Peruntukannya sudah dipetakan, mencairkan untuk penggunaannya pun melalui mekanisme yang butuh tahapan,” Ujar politisi Partai Demokrat itu.
Namun demikian, lanjut Sutiaji menambahkan, tentang penganggaran perawatan jalan dan dana insidentil, memang pada triwulan pertama sebagian telah terealisasikan. Namun, bertepatan musim hujan yang intensitasnya tinggi berdampak pada bertambahnya titik jalan rusak.
“Segera akan kami evaluasi, ada beberapa titik yang masih dalam tahapan perawatan rekanan sehingga tidak bisa disentuh APBD,” jelasnya. Ini jadi komitmen kami untuk menuntaskan juga beberapa ruas jalan yang kualitasnya kurang baik,” pungkas Sutiaji. (Doi)











