JAKARTA – Indosat Ooredoo Business menghadirkan inovasi IoT (Internet of Things), yaitu “IoT Smart Manufacturing”, layanan yang dapat meningkatkan produktivitas dengan koneksi IoT (Internet of Things) bagi seluruh industri bisnis manufaktur.
Selain erat dengan Revolusi Industri 4.0, IoT, juga dipercaya menjadi inovasi teknologi yang mampu meningkatkan performa bisnis, termasuk industri manufaktur. Terutama dimasa pandemi saat ini, memaksa semua sektor industri go digital, sehingga para pelaku bisnis memerlukan peran IoT untuk menjaga proses produksi dan distribusi agar berjalan lebih efektif dan efisien.
Dengan “IoT Smart Manufacturing”, pelanggan pada industri bisnis manufaktur, dengan mudah mengelola bisnis, memastikan seluruh alur produksi berjalan dengan optimal, hingga memantau kondisi aset perusahaan secara berkala. Sekaligus dapat mengurangi biaya operasional agar lebih terjangkau.
Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena mengatakan, inovasi IoT Smart Manufacturing untuk mendukung transformasi digital industri manufaktur, khususnya dalam mengadopsi teknologi baru. Sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan dan dapat bangkit lebih kuat dari pandemi ini.
“Kami terus berupaya berkontribusi agar bersama-sama dapat menghadapi situasi dengan penuh keterbatasan saat ini. Terlebih pada industri bisnis manufaktur agar tetap dapat maju dan memiliki pengelolaan operasional yang lebih baik,” katanya, Kamis (26/11/2020).
IoT Smart Manufacturing, lanjut Bayu, mampu memantau performa mesin produksi secara real-time dan akurat di berbagai industri manufaktur, industri bahan kimia, otomotif, tekstil, obat-obatan, dan lainnya dengan salah satu fitur andalan, yakni “Smart Productivity”.
Fitur “Smart Productivity” dapat memonitor performa mesin dalam industri manufaktur yang menggunakan aplikasi (AI Dashboard), perangkat keras (hardware), design solution, installation & setup, serta managed service operational.
Layanan ini memberikan manfaat bagi pelaku bisnis manufaktur untuk dapat memprediksi jika terjadi kerusakan pada mesin, memantau proses produksi dan kualitas output mesin, hingga dapat menemukan kegagalan produksi dari sebuah mesin.
Selanjuthya, Indosat Ooredoo Business juga akan memperkenalkan fitur dari IoT Smart Manufacturing” yang dapat mendukung pemeliharaan dan manajemen aset yang memanfaatkan perangkat seluler dan non selular (BLE, ZigBee, dll) serta web-based platform. Nantinya akan makin melengkapi inovasi IoT terbaru untuk industri bisnis manufaktur.
“Manfaatkan inovasi teknologi IoT Smart Manufacturing untuk kemudahan mengelola bisnis dari mana saja dan dalam kondisi apa pun untuk menyambut Revolusi 4.0 di era digitalisasi,” tutup Bayu.











