BIDIK.NEWS |GRESIK. Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Gresik Moeljanto mengatakan bahwa IMB dari PT Inti Prospek Sentosa tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, gambar yang di kirim ke kantor , bahwa bangunan gudang pabrik terputus oleh saluran air ( got) namun kenyataannya bangunan gudang pabrik nyambung , demikian dikatakan Moeljanto saat sidak ke PT Inti Prospek Sentosa Selasa sore ( 23/1).
” Karena gambar ysng dikirim kepada pihak kami itu bangunan gudang pabrik iru terpisah oleh saluran air, sementara saat kami sidak bangunan jadi satu, meski di bawahnya di bangun box culvet, tetap ini menyalahi IMB yang telah di ajukan, kami akan memanggil pengusahanya dan kami berikan waktu untuk membongkar sesuai ijin yang di ajukan, atau IMB kami cabut”, jelas Moeljanto di lokasi dalam pabrik PT Inti Prospek Sentosa.
Seperti diketahui ketika hujan deras beberapa waktu lalu, Dusun Tawang Sari Baru, Desa Prambangan , Kecamatan Kebomas , terendam banjir, pasalnya air yang selama ini mengalir lewat got itu terhalang oleh perluassn pabrik PT Inti Prospek Sentosa , dan memang saat ini pihak pabrik membangun saluran air dalam pabrik dengan box culvet.
Warga yang dirugikan karena sudah beberapa lama setiap hujan selalu banjir , karena saluran air terhalang oleh pabrik pengolah kayu tersebut.
Saat sidak, menejemen perusahaan tidak berada ditempat , karena jam kerja sudah usai sehingga tidak bisa membetikan keterangan mengenai IMB tersebut, rombongan hanya hanya di antar tenaga pengamanan saja. ( ali)











