MALANG – Setelah sukses di 2 kota sebelumnya, Makassar dan Medan, kini Collabonation Creative City hadir di Malang, membawa semangat baru melalui rangkaian kegiatan creative session yang mendukung anak muda di Malang untuk melangkah lebih jauh lagi dalam berkarya.
Sejak awal diperkenalkan di 2019, IM3 Ooredoo menginisiasi Collabonation sebagai wadah kolaborasi bagi para musisi dan seniman menghasikan berbagai hasil karya hingga kolaborasi multidisiplin. Untuk memperkuat lagi energi, Collabonation Creative City lahir membuka kesempatan kolaborasi baru dengan membekali, memperkaya, dan memberdayakan para pegiat seni dan pekerja kreatif menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.
Fahroni Arifin, SVP Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison menjelaska, Malang menjadi kota tujuan kami untuk menghadirkan Collabonation Creative City. “Karena besarnya potensi yang dimiliki anak muda dan kami tergerak untuk merespon dan menemukan solusi atas berbagai isu kreatif yang terjadi di Malang saat ini di mana banyak pelaku kreatif yang kehilangan panggung selama pandemi,” kata Fahroni, Sabtu (5/2/2022).
Di Malang, Collabonation Creative City hadir bertema “Let’s Bring The Gigs Back to Malang”, Collabonation Creative City Malang menggelar creative session & mentoring bertema “How a Gigs Can Unite People Together” dan “Visualize your Gigs in a Different Way” bersama para experts di industri kreatif & musik yaitu Kiki Ucup (Music Festival Creator), Anton Ismael (Visual Director), hingga Sal Priadi solois penyanyi asal Malang yang perjalanan karyanya dapat menginspirasi anak muda dan komunitas karena berhasil menembus musik nasional dan didengarkan secara luas.
Collabonation Creative City Malang juga makin lengkap dengan intimate gigs. Turut mendukung kebijakan yang berlaku, seluruh proses Collabonation Creative City Malang juga menerapkan prokes yang ketat (swab test & sterilisasi) dan mematuhi perizinan yang berlaku.
Kiki Ucup, Music Festival Creator dan juga mentor di Collabonation Creative City Malang menambahkan, banyak sekali bakat-bakat terpendam di Malang yang memiliki potensi untuk menjadi lebih besar. “Semoga rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang dapat membantu dan memperkaya ilmu mereka agar dapat diimplementasikan nantinya.” kata Kiki.
Untuk menambah bentuk nyata kolaborasi, beberapa peserta terpilih yang mengikuti creative session dapat terlibat langsung dalam pertunjukan musik (intimate gigs) persembahan IM3 Ooredoo, yang turut dimeriahkan oleh musisi lokal Malang, Coldiac, Wake Up, Iris !, Coldiac, Iksan Skuter, dan juga Sal Priadi serta seorang Secret Performer, Pamungkas.
Hal itu memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat menambah pengalaman berkolaborasi bersama para experts dalam industri musik dan kreatif.
“Harapannya, Collabonation Creative City Malang dapat mendorong semangat kolaborasi ke lebih banyak lagi generasi muda di Kota Malang agar menghidupkan kembali kegiatan kreatif dan menjadi inspirasi bagi kota lainnya,” tutup Fahroni.
Rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang juga nantinya akan ditayangkan melalui kanal YouTube IM3 Ooredoo untuk dapat terus menginspirasi semangat kolaborasi bagi generasi muda di Indonesia.











