MANGGARAI TIMUR-(NTT)-Musrembangdes adalah forum musyawarah perencanaan pembangunan desa yang dilaksanakan setiap tahun untuk membahas, mengkaji, menentukan dan menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) tahun anggaran yang direncanakan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) yang ada di Desa.
Pada kegiatan musrembangdes Desa Golo Tolang tahun 2021 tersebut, turut dihadiri perangkat Desa Golo Tolang, anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Golo Tolang, Pendamping Lokal Desa (PLD), kepala puskesmas, pimpinan lembaga pendidikan, pengurus BumDes (Badan Usaha Milik Desa), pengurus Gapoktan, pengurus Anggur Merah, kader posyandu, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh prempuan dan tokoh pemuda, pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) serta pengurus pemberdayaan kesejateraan keluarga (PKK), Babinsa dan PPL (Petugas Penyuluh Lapangan Pertanian).
Hasil dari musrembangdes tahun 2021 Desa Golo Tolang semata diprioritaskan pada pembangunan fisik yang melingkupi pembangunan jalan rabat, pengerjaan air minum bersih, dengan tujuan utamanya adalah mensejahterkan kehidupan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh kepala desa Golo Tolang Arkadeus Ngalas saat menggelar musrembangdes yang berlangsung di kantor desa Golo Tolang, Kamis (15/10/2020).
Menurut Arkadeus Nagalas, musrembangdes kali ini skala prioritasnya pada pembangunan fisik yang telah dirancang dan disetujui di tahun 2020, Tetapi karena program rancangan ini tidak terealisasi di tahun 2020 makanya kita sepakat untuk eksekusi di tahun 2021.
“Sebetulnya musrembangdes kita hari ini hanya mau kukuhkan kembali, usulan prencanaan di tahun 2020 yang tidak terealisasi, untuk dijalankan di tahun 2021 mendatang. proritas perencanaan pembangunannya melingkupi pengerjaan jalan rabat di desa Induk dan desa Pemekaran Golo Lidi, yang sudah ditetapkan di beberapa dusun dan anak kampung, begitu juga dengan pengerjaan air minum bersih, sedangkan untuk bidang pendidikan dan kesehatan itu pagu dananya lain, ” jelasnya
Pada kesempatan yang sama, ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Golo Tolang, Lexianus Andung, mengatakan berkaitan hasil musrembangdes ini, dirinya mengapresiasi pada Pemdes karena semuah usulan, serta keinginan masyarakat lewat penggalian gagasan melalui tingkat musdus (Musyawarah Dusun) musdes (Musyawarah Desa) hingga sampai di musrembangDes semuahnya termuat untuk skala prioritas pembangunan di tahun 2021.
“Selaku BPD (Badan Permusyawartan Desa) Golo Tolang, kami bersama masyarakat siap mendukung program yang telah ditetapkan dan termuat dalam RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa) sebagi acuan kerja kami selanjutnya. Jadi untuk pemdes mohon jangan bekerja sendiri, ingat BPD harus tetap menjadi mitra untuk bekerja membangun dan memajukan desa ini,” katanya
Hal lain juga disampaikan tokoh masyarakat sekaligus peserta rapat Adlofus Pandong bahwa hasil keputusan rapat yang disepakati dalam kegiatan tersebut sudah sesuai permintaan dan keluhan masyarakat Desa Golo Tolang dan desa Pemekeran Desa Golo Lidi baik menyangkut pembanguan jalan rabat maupun pengerjaan air minum bersih, namun tetap diperhatikan teknik pengerjaanya.
“Kebutuhan air minum bersih sudah dari dulu dirindukan oleh masyrakat baik desa induk maupun desa pemekran, begitupun dengan jalan rabat di setiap dusun dan anak kampung. Untuk pengerjaan tahun 2021 nanti terkait air minum bersih, sekaligus jalan rabat volume atau pengerjaan fisik harus benar, dan harus dikerjakan oleh pelaku kerja yang profesional, biar masyarakat bisa merasakan manfaatnya” tutupnya
Dari pantauan awak media, seluruh peserta rapat yang hadir pada kegiatan musrembangdes Desa Golo Tolang tahun 2021, tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan dengan wajib bermasker dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan rapat.











