TRENGGALEK – Paslon Bupati /Wakil Bupati Trenggalek yang di usung dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan partai Keadilan Sejahteta (PKS) bersama,Jum’at (16/10/2020),
mengunjungi sejumlah lokasi untuk menyapa dan menyerap aspirasi masyatakat. Salah satu lokasi yang didatangi yakni pasar tradisional Bendorejo yang terletak di kecamatan Pogalan,Kabupaten Trenggalek.
Dalam kunjungannya, Paslon bupati lfan Rianto menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pedagang dan pengunjung pasar. Salah satu hasil dialog yang membuat Alfan Rianto terkejut, selama ini bahan bahan pokok yang dijual di pasar Bendorejo ternyata bukan asli produk dari petani trenggalek, melainkan didapat sejumlah pengepul dari pasar Ngemplak kabupaten Tulungagung yang ,selanjutnya diperjual belikan untuk masyarakat Trenggalek.
Menyikapi temuan tersebut Paslon calon nomor urut 1 ini menyayangkan proses jual beli tersebut yang berlangsung sudah puluhan tahun ini. Ia berharap kepada pemerintah daerah untuk bisa memaksimalkan potensi alam dari petani trenggalek sendiri seperti sayur mayur, aneka kebutuhan pokok yang di hasilkan letani trenggalek dan bisa di jual untuk warga trenggalek.
Menurut salah satu pedagang,ia sudah puluhan tahun berjulan di pasar Bendorejo dan ia mendapatkan barang yang dijual dari pasar Ngemplak kabupaten Tulungagung. Ia berharap kepada pemerintah ataupun bupati yang terpilih nantinya untuk bisa mengupayakan potensi alam trenggalek dengan cara melakukan pembinaan kepada sejumlah petani maupun pengepul sayur untuk memaksimalkan hasil panen dari wilayah trenggalek agar harga jual barang bisa lebih di tekan dan juga menguntungkan petani kabupaten trenggalek.
Sementara itu Paslon bupati Trenggalek Alfan Rianto mengatakan, meskipun saat ini tengah musim pandemi. Namun untuk segi perekonomian warga harus tetap stabil dengan cara mengupayakan serapan barang yang ada di pasar tradisional harus dimaksimalkan.
“Ke depan ia menyakinkan para pedagang dan juga pengunjung pasar untuk bisa membantu dari segi permodalan, terutama di sektor ketahanan pangan, agar perekonomian warga Kabupaten Trenggalek bisa normal dan pulih. Sehingga masyarakat akan bisa hidup nyaman tentram dan damai”,jelasnya.
Seperti di ketahui,jelang perhelatan Pilkada serentak 9 Desember 2020,tensi politik di Trenggalek semakin menghangat. semua Paslon i terus berebut simpati publik untuk bisa mendapatkan atensi serius dari para pemilih. (Eko)











