GRESIK –Semenjak Corona menyebar di nusantara, dan pembatasan sosial diberlakukan, serta pekerja kena WFH dan atau dirumahkan, maka kejenuhan semakin menumpuk.
Sejalan pandemi Covid yang sudah hampir setahun, namun juga tidak terlihat menurun jumlah yang sakit, bahkan cenderung naik drastis di bulan Desember.
Beberapa individu yang biasanya gowes off the road, memulai kontak beberapa personil yang biasa gowes, untuk diajak keluar bersepeda, selain untuk tukar pikiran secara langsung, juga untuk mencari keringat dengan harapan semakin sehat.
Puluhan pensiunan baik PNS maupun BUMN, setiap pagi berkumpul di kawasan bunderan GKB, selanjutnya mereka menyusuri kota, bahkan masuk jalan terjal dan berbatu, tak jarang melakukan perjalanan dengan menggenjot sepeda mencapai 100 KM.
Hadi (65) salah satu pensiunan BUMN di kota Gresik ini malah setiap pagi minimal mengayuh 30 KM dengan kecepatan sedang.
” Bagi kita yang pensiunan ini kan tidak ada kerjaan rutin, ya biar sehat dan otak tetap segar, kita mesti olah raga dengan mengayuh sepeda, setidaknya menumbuh kembangkan UKM, pasalnya ketika kita istirahat, ya cari warung kopi atau sarapan bersama,” jelas Hadi.
Sepeda pancal yang di gunakan juga dari beragam merk dan harga, dari yang mulai ratusan ribu, dan kebanyakan yang dipakai para pensiunan mencapai puluhan juta.
” Ketika berkumpul dan ngobrol, mulai spare part yang susah di cari di pasaran, toko yang pelayanan pada pembeli sangat bagus, bahkan tak jarang sesama kelompok gowes ini saling bantu carikan spre part yang dibutuhkan,” jelas cak Opung.
Hampir semua penggemar gowes mengakui bahwa olah raga mengayuh sepeda ini adalah murah, meriah, sehat, merakyat, dan meningkatkan pendapatan UKM.











