SURABAYA | BIDIK.NEWS – GoSend, layanan logistik on-demand, bagian dari ekosistem digital di Indonesia, GoTo meluncurkan layanan GoSend Car dan buku Kiat Jitu Menjadi Best Seller: Dukungan GoSend untuk Pertumbuhan UMKM di Era Digital di Surabaya, Selasa (12/7/2022).
Hadir dalam GoSend Update 2022 Surabaya ini Fauzie Mustaqiem Yos Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah & Perdagangan (Dinkopdag) Pemkot Surabaya, Steven Halim Head of Logistics Gojek, Stephanie Octavia Sales Operation and Product Senior Lead Logistics Tokopedia, Angela Setiadi Best Seller GoSend, owner All Day Bakes dan Lusiana Budirdjo Best Seller GoSend, owner Moriko Mise.
Sinergi layanan logistik yang andal dan mitra e-commerce pun turut menjadi pilihan bagi para seller. Dimana proporsi jumlah pesanan di Tokopedia yang dikirimkan menggunakan GoSend sebagai layanan logistik on-demand tumbuh dari 34% menjadi 81% dari seluruh pesanan yang dikirim menggunakan layanan logistik on-demand, jika dibanding antara Desember 2020 dan Desember 2021.
Melanjutkan upaya berkelanjutan GoTo dalam mendukung pelaku UMKM melalui inovasi layanan dan teknologi, GoSend dan Tokopedia platform e-commerce yang juga bagian dari ekosistem GoTo bersama menghadirkan GoSend Car, yaitu layanan pengiriman instan menggunakan mobil dengan jaminan 1 hari sampai.
Steven Halim mengatakan, pertumbuhan positif yang beriringan antara sektor e-commerce dan logistik on-demand membuatnya menghadirkan GoSend Car bersama Tokopedia. Harapannya, inovasi layanan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi keseluruhan ekosistem GoTo, baik kepada para seller, pembeli dan terutama kepada mitra driver.
“Layanan GoSend Car akan menggunakan mitra atau armada dari GoCar. Kami harapkan bisa menjadi peluang baru bagi para mitra GoCar mendapatkan penghasilan dan menjawab kebutuhan akan pengiriman barang berukuran besar yang tidak dapat diangkut oleh mitra roda dua.” ujar Steven.
Stephanie Octavia juga mengatakan, bagi Tokopedia, kemajuan bersama sangat penting, di mana pelayanan layanan logistik yang andal erat kaitannya dengan e-commerce. Adanya kolaborasi Tokopedia dengan GoSend menjadi sangat penting untuk bisa mendukung sekaligus memberikan dampak yang lebih luas lagi kepada masyarakat.
“Kami menghadirkan GoSend Car di akhir Mei tahun ini, merupakan layanan pengiriman instan untuk barang besar yang pertama di platform Tokopedia. Dengan GoSend Car, para penjual di Tokopedia akan melengkapi opsi untuk pengiriman barang besar, demi memudahkan para pembeli.” katanya.
GoSend Car memberikan opsi pengiriman yang lebih cepat dengan durasi maksimal 3 jam dan hemat karena berdasarkan tarif jarak per kilometer dan bukan berat. Pengiriman GoSend Car juga aman dengan dilengkapi fitur Live Tracking, Proof of Pick Up & Proof of Delivery yang disediakan GoSend dan juga terlindungi oleh layanan asuransi pengiriman di Tokopedia.
Layanan ini untuk pengiriman barang dengan limitasi berat 20-100 kg dan dimensi 100 x 100 x 80 cm. Jenis barang besar yang sering dibeli online antara lain peralatan rumah tangga, elektronik, hingga perawatan hewan. Saat ini layanan GoSend Car baru tersedia di Surabaya untuk pengiriman barang yang dibeli melalui aplikasi Tokopedia dan dapat dipesan pada pukul 06.00 – 21.00 melalui aplikasi Tokopedia.
Surabaya salah satu kota yang menjadi fokus dari GoSend. Per Desember 2021, lebih dari 17 juta UMKM telah onboarding ke berbagai ekosistem digital di seluruh Indonesia dan diharapkan pada 2024 jumlahnya bisa mencapai 30 juta.
“Surabaya salah satu pusat kegiatan ekonomi yang penting, dan dapat menjadi tempat yang subur bagi bisnis untuk terus berkembang, termasuk melalui platform e-commerce. Dengan pandemi yang mengakselerasi para pelaku usaha untuk go digital, tugas penting bagi para social seller untuk beradaptasi dan cepat belajar dalam melakukan social selling.” imbuh Steven.
Selain inovasi layanan baru, GoSend turut menghadirkan buku Kiat Jitu Menjadi Best Seller: Dukungan GoSend untuk Pertumbuhan UMKM di Era Digital yang merupakan bagian dari kampanye #BestSellerGoSend yang menjadi komitmen GoSend terhadap social seller atau para seller yang menggunakan media sosial dan juga platform e-commerce.
Fauzie Mustaqiem Yos memberikan apresiasinya, “Upaya GoSend merangkum peta jalan bagi UMKM di era digital sangat informatif, praktis, dan inspiratif bagi pelaku usaha UMKM dalam mengembangkan pasar dan meningkatkan skala usaha, khususnya pada masa pemulihan pasca pandemi.” terangnya.
Sementara itu, Steven mengaku, menyusun buku ini untuk menjawab kebutuhan dan membekali para pelaku UMKM, khususnya social seller dengan wawasan yang relevan. Sehingga mereka mampu memaksimalkan potensi bisnisnya di era digital. Cukup banyak pelaku UMKM yang sudah go digital meski masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pada jalur pemasaran digital dan efektivitas bisnis.
“Kami harapkan buku ini dapat membantu pelaku UMKM menjawab tantangan-tantangan tersebut. Buku ini juga dilengkapi dengan kisah inspiratif dari para #BestSellerGoSend yang membagikan pengalaman serta tips dan trik lika-liku berwirausaha.” jelasnya.
Buku ini merangkum lanskap dan berbagai strategi bisnis UMKM di era digital, mulai dari strategi menangkap peluang dan merintis usaha baru setelah pandemi, strategi social selling atau teknik berbisnis masa kini yang mengandalkan kreativitas dalam berkomunikasi melalui media sosial, hingga tips membangun loyalitas konsumen.
Adapun pakar bisnis dan UMKM yang terlibat dalam penyusunan buku ini, antara lain: Prof. Rhenald Kasali Ph.D. Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Yuswohady Praktisi dan konsultan marketing di Inventure yang telah menulis 60 buku laris bertema bisnis dan pemasaran.
Yudo Anggoro Kepala Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB Kampus Jakarta dan Direktur Center for Policy and Public Management SBM ITB. Wulan Ayodya Konsultan wirausaha, pendiri lembaga kursus UMKMKU, serta penulis buku bertema kewirausahaan terbitan Elex Media Komputindo. Serta Arief Ardinugroho Konsultan bisnis dari Funtastic Consulting dan penulis buku bertema kewirausahaan terbitan Elex Media Komputindo.










