SURABAYA l bidik.news – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar seminar soal membangun semangat eksport Untuk Peningkatan ekonomi nasional di Surabaya pada Tanggal 19 Agustus 2023.
Hadir sebagai narasumber Setiawan dari BP Batam, Imam Budiharto Kordinator promosi BP Batam, Wahyue Tri Widirjo Koencoro Administrasi dan Keuangan BP Batam, M.Sarmuji Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dan peserta seminar dari kalangan pengusaha wisata, aktivis dan penggiat UMKM .
Dalam sambutannya Setiawan menyampaikan mewakili pimpinan mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena pada kegiatan ini pimpinan PP Batam berhalangan hadir.

Dijelaskan dalam perjalanannya lebih dari setengah abad, Batam beralih
menjadi sebuah perusahaan Batam yang terus
berkembang. Peran yang sangat vital
membuat kawasan ini terus melaju menuju
kota industri yang diperhitungkan di
Indonesia saat ini.
“Batam memiliki daya tarik tersendiri
sebagai wilayah dengan berbagai potensi
baik dengan statusnya sebagai kawasan
perdagangan bebas maupun kawasan ekonomi
khusus dilengkapi dengan sejumlah
fasilitas pendukung,” terang Setiawan saat gelar seminar pada Sabtu ( 19/8/2023 ).
Bagi investor banyaknya perusahaan internasional yang sampai saat ini banyak membuka cabang di Batam memberi dampak positif bagi clean investasi dan kegiatan ekspor serta memungkinkan terjadinya kerja sama
dengan jumlah yang besar sehingga tidak
berlebihan rasanya jika kami menyebut
Kota Batam sebagai Primadona investasi
di wilayah Indonesia bagian barat.
Kegiatan ini kami laksanakan tidak lain bertujuan
untuk meningkatkan kepedulian terhadap
pertumbuhan perekonomian nasional dan
tentunya pertemuan ini diharapkan mampu memberikan informasi terkini pandangan-pandangan baru serta ide-ide inovatif terkait peningkatan ekspor di Indonesia.
“Upaya strategis yang telah diterapkan di kota Batam sesuai data dari Kementerian
investasi atau badan koordinasi peranan Republik Indonesia Batam telah berkontribusi sebesar 79% terhadap ekspor Kepulauan Riau,” tegasnya.
Sedangkan Sarmuji Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dalam sambutannya lewat telekonferens mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta pada seminar kali ini. Pulau Batam Secara geografis memiliki letak yang sangat strategis berada di antara negara Singapura dan Malaysia yang dipisahkan oleh Selat Malaka.
“Batam berkembang sebagai daerah industri perkapalan perdagangan dan pariwisata secara progresif,” ucapnya.
Sementara itu Erick Regina Tahalele peserta seminar seorang pengusaha dan penggiat aktifis mengucapkan terima kasih sebesarnya atas acara seminar ini.Menurutnya Batam adalah tempat bersifat otoritas dan perkembangannya sangat pesat .Banyak peluang di Batam untuk berinvestasi karena sama pemerintah semua usaha di sana sangat dipermudah agar kita tidak kalah bersaing dengan negara Singapura.Kalau kita mau ke negara Singapura hanya butuh waktu 30 menit kita sudah sampai ke negara Singapura.
“Saat ini kondisi Batam sudah maju sangat pesat .Mudah mudahan dalam waktu dekat para pengusaha yang biasa ke Singapura ke depan lebih memilih di Batam. Sebagai seorang pengusaha saya ucapkan terimakasih terhadap BP Batam yang sudah memaparkan terkait perkembangan Batam,” terang Erick .
“Kami berharap Pemerintah bisa mengakomodasi dan bisa menjadi penyambung bagi pengusaha yang ada di daerah,” pungkas Erick. ( Rofik )











