GRESIK — Secercah rasa gembira terpancar dari wajah Ach Zainul Agus (37) warga Dusun Sawo, Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas. Awalnya rumah bambu itu reot dan hampir roboh. Namun, kini setelah direhab para anggota TNI bersama masyarakat, rumah itu berdiri kokoh.
Sehari-harinya bapak dari tiga anak ini bekerja sebagai buruh harian lepas di PT Rakindo. Karena bekerja berdasar order, dan seringkali tidak ada pekerjaan. Maka pendapatan dari keluarga ini juga tidak menentu. Sehingga tidak salah apabila Agus tidak mampu merehab rumahnya. Padahal rumah itu peninggalan neneknya.

”
Bapak bapak dari TNI ini sudah 13 hari membenahi rumah saya yang reot terbuat dari bambu, alhamdulillah saat ini sudah berdinding tembok. Atap dari asbes, dan lantai tegel dari keramik,” kata Agus terharu, Kamis (31/10).
Karena sudah direhab itulah, kini Agus tak lagi takut kena bocoran air hujan bila tiba musim penghujan nanti.”Sepertinya saya dan keluarga sudah bisa tidur nyenyak kalau musim hujan,” katanya.
Sementara itu Kepala Seksi (Pasi) Teritorial Kodim Gresik, Kapten Karmu mengatakan, ada 13 wilayah koramil dengan jumlah 430 unit rumah direhab. ” Minggu depan matetial bahan bangunan sudah mulai terkirim, dan di Kebomas ini mulai lebih awal, ” tegas Karmu. ( ali)









