SURABAYA – Secara tegas Fraksi NasDem DPRD Jatim menolak wacana interpelasi yg digagas personal anggota Komisi C, karena menurut Ketua Fraksi H.Muzamil Syafi’i menegaskan bahwa itu bukan hasil kesepakatan komisi C berdasarkan laporan anggota komisi yg lain.
” Wacana Interpelasi yang dilontarkan sebagian personal komisi C bukanlah suatu solusi akan tetapi akan memicu kegaduhan di tengah -tengah pandemi yang serba prihatin saat ini, “kata Muzamil , Selasa ( 8/7).
Bank BPD adalah domein Gubernur dan Gubernur Jawa Timur Khofifah sudah melaksanakan sesuai dengan aturan UU yg berlaku. Apalagi menurut informasi Bank Plat merah Bank Jatim akan melaksankan RUPS pada akhir bulan ini jadi kita tunggu saja saatnya .
“Lebih baik kita berkonsentrasi penanganan covid-19 di Jawa Timur yg masih belum juga mereda. Interpelasi akan timbulkan kegaduhan di tengah masyarakat yang sedang dilanda wabah corona. Fraksi NasDem DPRD Jatim berharap tidak terjadi kegaduhan yang tidak bermanfaat , ” Ucap Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan ini.
“Fraksi NasDem berharap berikan kesempatan pada Gubernur Jawa Timur Khofifah untuk mengambil langkah strategis dalam persoalan tersebut ,” Imbuhnya.
seperti diketahui pimpinan komisi C berwacana akan menggulirkan penggunaan hak interpelasi terhadap Gubernur Khofifah terkait kekosongan dua jabatan di Bank Jatim.











