SURABAYA | BIDIK.NEWS – Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menggelar simulasi Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Bola Basket Kampus Unitomo, Selasa (30/8/2022).
Miftahul Khoiroh, Dekan Fikes menerangkan, simulasi ini bertujuan agar mahasiswa siap menghadapi dan menjadi bagian relawan saat terjadi bencana. “Simulasi ini kami mulai 29 Agustus lalu, dan saat ini simulasi untuk tanggap darurat dengan tingkat bencana yang cukup dahsyat hingga menimbulkan banyak korban”, jelasnya.
Miftah menambahkan, 80 peserta simulasi mayoritas dari prodi D3 Teknologi Bank Darah (TBD), baik dari semester 6 hingga mahasiswa baru. Mengingat dalam kurikulum yang ada telah dimasukkan mata kuliah Tanggap Bencana.
“Hal ini agar mahasiswa TBD bisa in charge dengan situasi-situasi seperti ini, mengingat ke depan tenaga mereka sangat dibutuhkan. Kami bersama PMI Kota Surabaya memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengaktualisasikan diri dan memaksimalkan potensi yang dimiliki mahasiwa. Diharapkan kegiatan simulasi ini dapat memudahkan menjalankan tugas yang telah diberikan dan bisa saling kerja sama tim”, imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Simulasi Tanggap Darurat Bencana, Agung menjelaskan, secara teknis peserta akan diberi gambaran mengenai antisipasi apabila terjadi bencana, melatih tanggap bencana, hingga membedakan kategori pasien.
“Jadi kategorinya ada darurat dengan warna kuning, gawat darurat dengan warna merah, meninggal dengan warna hitam, atau luka ringan yang bisa dibilang tidak gawat darurat dengan warna hijau. Dengan demikian kami bisa Tangguh dalam menghadapi bencana”, jelasnya.











