GRESIK|BIDIK – PCNU Gresik setiap tahun selalu menggelar Rukyatul hilal ( melihat bulan sabit/ bulan baru) untuk memastikan pergantian bulan Qomariyah dan untuk menentukan puasa atau berhari raya atau malah di genapkan.
Lajnah Falakiyah ( bagian yg selalu menghitung dan melihat ) dalam bahasa orang Gresik adalah tim ” pemburu hilal” yang menjadi pelaksana di lapangan, dihadiri juga dari perwakilan Muhammadiyah wilayah Propinsi Jatim, LDII Gresik, beberapa ponpes, ada juga beberapa perguruan tinggi misalnya UIN Malang, dan tokoh masyarakat yang lain.
Saat adzan magrib pada 18.21 tim perukyat yang dari LFNU dan Mading masing utusan dan tamu dipersilahkan menempati kursi dan menghadap ke arah matahari tenggelam, baik yg melihat dengan mata telanjang maupun dengan alat canggih.
2 orang dari LFNU H Insan dan ust Asyhar seketika bertakbir dan mengaku melihat hilal, 2 menit kemudian 2 orang lainnya bertakbir dan mengaku melihat hilal.
Selanjutnya LFNU menyerahkan laporan kepada Kemenag Kabupaten Gresik, untuk selanjutnya di mintakan penetapan oleh pengadilan Agama Gresik yang mengambil sumpah terhadap orang yang mengaku melihat hilal. Selanjutnya laporan dikirim ke Kanwil Kemenag dan ke Pusat untuk di buat laporan dan dasar dari sidang isbat di Kementerian Agama Pusat. ( Ali)





