SURABAYA | BIDIK.NEWS – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur bidang Kesehatan dr.Benjamin Kristianto Mars mendengar di sosmed bahwa di luar negeri terkait pemberian vaksin meningitis bukan suatu kewajiban lagi bagi para calon jamaah umroh yang akan pergi ke Makkah . Namun hal tersebut masih belum ada kepastian dari Kementrian Agama ( Kemenag ) maupun Kementrian Kesehata ( Kemenkes ) RI .
Menurut dr.Benjamin Kristianto MARS menjelaskan bahwa fungsi dari Vaksin adalah untuk mencegah kita tertular dari suatu penyakit atau preventiv.
” Seperti bayi yang baru lahir tidak di harapkan untuk sakit , juga tidak ada paksaan bayi harus di suntik BCG atau polio. Tetapi kita harus melakukan pencegahan supaya anak- anak kita yang baru lahir tidak mengalami sakit .Maka itu kita lakukan Vaksin , ” jelas dr.Benjamin K. MARS saat di temui di ruang kerjanya , Selasa ( 8/9/2022 ) .
Pemilik RS. Sheila Medika ini menambahkan bagi para calon jamaah umroh , kita harus cegah mereka apabila melaksanakan umroh ke kota Makkah , agar para jamaah umroh ini benar- benar terlindungi perjalananya.
Kita ketahui bersama kebanyakan yang menjalankan ibadah umroh tersebut dari kalangan yang sudah berusia , daya tahan mereka sudah mulai turun sehingga memang harus vaksin meningitis tersebut suatu hal yang penting di lakukan.
” Jadi vaksin meningitis wajib di berikan dan tidak perlu di hapus , karena ini bagian mencegah .Apa salahnya kita mencegah supaya warga negara kita yang pergi keluar negeri itu lebih aman , ” jelas Ketua Kesehatan Indonesia Raya ( Kesira ) Jatim.
Politisi asal Partai Gerindra ini juga menegaskan bahwa pencegahan itu lebih penting dari pada sudah terjadi kasus tiba- tiba ada yang terkena dan tiba- tiba ada yang tidak sadarkan diri pada saat melakukan ibadah umroh maupun Haji karena terjadi radang otak meningitis , maka ini menjadi kasus yang sangat merugikan.
Apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah sekarang ini baik dari Kemenkes maupun dari kemenag dan dilapangan yang dilakukan oleh KKP sudah bagus dan harus dipertahankan.
” Saya tegaskan sekali lagi kita lebih baik mencegah atau preventif dari pada menimbulkan kasus atau suatu penyakit baru yang membuat kita kalang kabut , ” pungkas dr.Ben sapaan akrab dr.Benjamin Kristianto MARS . ( Rofik )











