BIDIK NEWS | JAKARTA – Baru-baru ini, Ketua Umum DPP APKLI, dr. Ali Mahsun, M. Biomed., yang juga Presiden Rakyat Kecil/Kawulo Alit
memenuhi undangan Dirjen Pajak Kemenkeu RI untuk menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dirjen Pajak dengan HIMBARA (Bank BRI, BNI 46, Mandiri dan BTN) serta PT. Telkom Tbk.
Perjanjian itu terkait pembinaan UMKM melalui Program Rumah Kreatif BUMN (RKB) dengan Program Business Development Services (BDS) Dirjen Pajak. Sebagaimana disampaikan Menkeu RI, Sri Mulyani dan Meneg BUMN RI, Rini Suwandi.
Rini mengatakan, ada banyak hal yang terkait upaya pemberdayaan 25 juta PKL diseluruh kawasan ekonomi strategis dan sentra ekonomi rakyat di tanah air dalam menghadapi era perdagangan bebas, era cyber, dan revolusi industri 4.0.
“PKL anggota APKLI diseluruh Indonesia bisa memanfaatkan upaya pembinaan yang dilaksanakan BUMN dibawah Kemeneg BUMN RI, dan Dirjen Pajak dibawah Kemenku RI. Sehingga usahanya menjadi formal dari yang masih informal, maju, berkembang dan mampu unggul menghadapi persaingan di era global/cyber dan revolusi industri 4.0,” jelas Rini, Rabu (31/10) sore.
Sementara dr. Ali Mahsun, M. Biomed, menambahkan, pembinaan tersebut diantaranya, program BDS DJP di 345 kantor pelayanan pajak diseluruh Indonesia. Pembinaan program Rumah Kreatif BUMN yang saat ini sudah ada di 208 Kab/Kota. Dan selekasnya ada diseluruh Kab/Kota di Indonesia.
Diharapkannya, pembinaan ini tentunya bisa memperluas akses kredit modal usaha, baik KUR maupun non-KUR dari bank anggota HIMBARA dan CSR BUMN.
“Karena itu, APKLI akan segera menindak lanjuti, dan dalam waktu dekat Perjanjian Kerja Sama antara APKLI dan Dirjen Pajak Kemenku RI akan ditanda tangani,” dr. Ali Mahsun, M. Biomed didampingi M. Yasin, Ketua OKK DPP APKLI di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti Dirjen Pajak Kemenku RI Jakarta, usai menyaksikan penandatangan Perjanjian.
“Kami sudah sepakat dengan pihak DJP, Insya Allah Minggu depan akan mengadakan pertemuan antara APKLI dan DJP Kemenku RI di Jakarta untuk membahas perjanjian kerja sama (PKS) tentang Program Business Developmen Services DJP bagi PKL Anggota APKLI diseluruh tanah air,” tegas dr. Ali Mahsun, M.Biomed.
Dikatakannya lagi, sebagai pilar utama ekonomi rakyat dan bangsa Indonesia, tentunya kerja sama ini sangat bermanfaat bagi PKL dalam menghadapi era perdagangan bebas, era cyber dan revolusi industri 4.0 saat ini dan ke depan.
“Ekonomi rakyat dan bangsa kita harus survival dan unggul, tidak boleh di gerus dan atau terjajah di negerinya sendiri. Semuanya itu di dedikasikan untuk merah putih, NKRI dan Nusantara Indonesia”, pungkas Ali Mahsun yang juga dokter ahli kekebalan tubuh jebolan FK Unibraw dan FKUI putra asli Mojokerto Jatim. (Imron)











