GRESIK — Anggota DPRD yang berasal dari Dapil kota ( Kebomas, dan Gresik ) akan selalu mengawal usulan dari masyarakat yang sudah disampaikan lewat Rakorbang, demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim seusai mengikuti Rakorbang di Kantor Kecamatan Kebomas. Rabu (17/2).
” Kalau periode sebelumnya, rakorbang tingkat kecamatan hanya diikuti 1 orang anggota DPRD, saat ini diikuti oleh 4 orang dari daerah pemilihan kecamatan Kebomas dan Gresik,” jelas Nur Hamim.
Hj Lilik Hidayati bersama Syaichu Busiri dan Markasim Widianto
mendapatkan mandat dari masyarakat Kebomas untuk memperjuangkan hasil Musrenbang dan akan meneruskannya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sebagai pelaksana kebijakan.
“Ada sekitar 80 usulan yang berasal dari kelurahan atau desa hasil Musrenbang yang naik ke Kecamatan Kebomas dan dititipkan ke kami. Untuk kemudian kita tindaklanjut bersama, antara legislatif dan eksekutif agar bisa direalisasikan,” jelas Hj Lilik .
Lebih lanjut dikatakan dalam merealisasikan usulan itu, tentunya ada skala prioritas dan
ada pembahasan lebih lanjut. Sehingga, masyarakat memahami mana-mana yang bersifat urgen atau sangat dibutuhkan untuk didahulukan realisasinya.
Usulan yang paling dominan adalah persoalan infrastruktur yang ada disejumlah desa. Seperti, usulan perbaikan jalan poros desa yang rusak, penerangan jalan desa hingga pemasangan instalasi air bersih.
Sebab, ada beberapa desa yang belum pernah mendapatkan pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Tidak hanya persoalan infrastruktur, persoalan penanganan Covid-19 juga banyak yang mengusulkan agar bisa lebih baik lagi, selama ini masyarakat merasa
kurang maksimal.








