MALANG | BIDIK – Kesuksesan dr. Gamal Albinsaid dalam mengembangkan gerakan wirausaha sosial rupanya telah banyak dijadikan inspirasi oleh para pemuda seluruh Indonesia. Akan tetapi para pemuda yang hendak menjadi wirausaha sosial tersevut kerap kali menemui banyak hambatan. Oleh karena itu, dr. Gamal Albinsaid berusaha mendirikan kelas belajar bersama tentang wirausaha sosial bernama JAWARA (Jaringan Wirausaha Sosial Nusantara).
Pemuda yang terkenal dengab program Garbage Clinical Insurance ini mengatakan, Jawara adalah representasi dari optimisme, harapan dan kebudayaan pemuda Indonesia yang meneladani nilai-nilai revolusi mental dalam pembangunan bangsa melalui kewirausahaan sosial.
Gerakan ini, kata dia, sudah menjaring ribuan pemuda kreatif dan inovatif dari berbagai daerah untuk membangun wirausaha sosial, berwawasan internasional untuk mewujudkan Indonesia mandiri. para pemuda ini pun telah menunjukkan karyanya, seperti aplikasi untuk petani agar bisa mendapat investasi dan pemasaran.
“Target kami ada 10.000 pemuda yang mendaftar gerakan ini, dan diharapkan dapat membawa suatu perubahan bagi bangsa, terutama dengan lahirnya kaum muda calon pemimpin masa depan yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi,” pungkas dokter muda yang mendapat penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneurship First Winner 2014 ini.
Deputi Bidang Kebudayaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK), Nyoman Shuida mengapresiasi munculnya Jaringan Wirausaha Sosial Nusantara (Jawara) di Kota Malang yang digawangi oleh dokter Gamal Albinsaid.
Gerakan kepemudaan nasional ini, menurutnya, untuk mendorong para pemuda Indonesia untuk menjadi wirausaha sosial dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri.
Hal itu disampaikan Nyoman saat launching Jawara di sebuah kafe di Kota Malang, Sabtu (29/12). Ditambahkan dia, bahwa pihak Kemenko PMK akan memberikan ruang seluas-luasnya bagi kaum muda yang kreatif dan inovatif.
“Setiap pemuda yang ingin maju dan berbuat lebih besar bagi bangsa ini melalui kreativitasnya, hendaknya bisa bergabung dengan komunitas Jawara ini. Melalui gerakan nasional revolusi mental bagi kaum muda tersebut, anggota Jawara akan menjadi salah satu tumpuan harapan bangsa,” urai Nyoman. (bima)
Synchroma Fest 2026 Fikom Unitomo: Panggung Pembuktian Mahasiswa Siap Bersaing di Dunia Profesional
SURABAYA | bidik.news - Riuh musik, aroma kopi, dan semangat kreatif anak muda menyatu dalam Synchroma Fest 2026 yang digelar...
Read moreDetails







