BANYUWANGI|BIDIK, Dinas Pertanian (Disperta) Banyuwangi saat ini tengah gencar melaksanakan penyaluran Kartu Tani kepada para petani di Banyuwangi.
Saat ini, baru beberapa Desa yang sudah dilaksanakan pembagian Kartu Tani. Salah satunya yaitu di wilayah Kecamatan Licin.
Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ilham Juanda mengatakan, kartu tani memberikan manfaat dan keuntungan untuk para petani sehingga para petani akan lebih mudah terutama dalam hal transaksi.
Menurutnya, kartu tani sendiri merupakan alat transaksi yang berbentuk kartu debit yang bisa membantu para petani mempermudah transaksi sekaligus untuk pendataan penerimaan jatah pupuk bersubsidi.
“Yang bisa mendapatkan kartu tani itu mereka (para petani) yang selama ini memakai pupuk bersubsidi, baik itu pemilik maupun penggarap atau penyewa dengan luas lahan maksimal dua hektar atau sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK),” papar Ilham.
Untuk mendapatkan kartu tani itu, kata Ilham, setiap petani harus mendaftarkan diri kepada Kelompok Tani, nantinya berdasarkan data kelompok tani tersebut akan didaftarkan untuk mendapatkan Kartu Tani.
“Untuk kartu tani di Banyuwangi kita bekerjasama dengan BNI,” imbuhnya.
Dijelaskan Ilham, proses pendaftaran kartu tani di Banyuwangi saat ini sudah mencapai 30 ribu dari total 84 ribu petani di Banyuwangi.
“Rencananya kartu tani ini akan kita lounching di akhir bulan Agustus nanti,” pungkas Ilham.(nng)







