MAGETAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kab. Magetan, Jawa Timur, terus meningkatkan potensi wisata setempat. Seiring digelarnya even 2 hari, Rabu-Kamis (2-3/12/2020) bertema ‘Table Top Magetan Travelmart’ diruang jamuan Kantor Bupati.
Tampak hadir Venly T Nicolas staf ahli Kesra mewakili Bupati Magetan Suprawoto yang sedang ikut Lemhanas, Kadis Parbud Magetan Djoko Trihono SSos, MSi, Kabid Pemasaran Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Hadi Sumarno dan staf. Serta para pelaku usaha wisata di Magetan, 75 buyer dan 25 seller dari Jateng dan Jatim.
Kadisbudpar Kab. Magetan Djoko Trihono menyampaikan, even ini merupakan media promosi destinasi wisata unggulan yang ada di Kab. Magetan, yang tujuannya bisa dikenal secara regional dan nasional bahkan internasional.
Harapan kedepannya dari kegiatan ini, kata Djoko, mendapat income terkait peningkatan kunjungan wisata di Magetan seperti Telaga Sarangan yang melegenda.
“Sehingga kita mendapatkan masukan apa yang harus kita tingkatkan, contoh dari kebersihan, keramahan, kenyamanan, fasilitas umum dan masih banyak yang perlu diperhatikan. Karena Telaga Sarangan adalah iconnya Kab. Magetan,” ungkapnya, Kamis (3/12/2020).
“Kami mewakili Pemda berharap peningkatan wisatawan ke Kab. Magetan yang tiap tahunnya terus bertambah. Akhir tahun ini sekitar 1,5 juta wisatawan, dan kami harapkan meningkat minimal 2,5 juta di akhir 2021 mendatang,” targetnya.
Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, lanjut Djoko, tentunya akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Magetan, khususnya para pelaku usaha wisata. “Untuk itu kita mencoba dengan program Table Top Travelmart yang tentunya mendapat masukan dari semua pihak,” ungkapnya
Sementara itu Sekda Kab. Magetan Ir. Hergunadi menambahkan, dengan Table Top Travelmart 2020, Dia berharap semua pihak bisa saling bersinergi. Sehingga bisa memberi masukan yang saling menunjang peningkatkan jumlah wisatawan ke Magetan yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19.
“Karena itu, Pemkab Magetan melalui program dari Disbudpar setempat bisa mengangkat nama wisata yang ada di Magetan yang tersebar ke seluruh wilayah Jatim pada umumnya dan merambah ke kota/provinsi lain,” ujar Hergunadi.
“Mari kita semua biasakan menjaga lingkungan dan kita bangkitkan semangat usaha. Dengan vakumnya dimasa pandemi ini, kita belajar menjaga kesehatan yang berawal dari diri kita sendiri. Magetan harus bisa tembus icon tempat wisata ditingkat nasional,” pungkasnya. (ekmar)










