BIDIK NEWS | GRESIK. Direktur Utama PT PG Nugroho Christijanto mengatakan bahwa perusahaan yang berdiri pada 10 Juli 1972 ini akan terus bertransformasi, beradaptasi dan berkembang sesuai dengan tantangan serta peluang bisnis yang ada, demikian sambutan Dirut PT PG saat HUT ke 46 Selasa pagi ( 10/7).
“Arah pengembangan PT PG, tidak sekedar mendukung sektor pertanian dan pangan saja. Namun, juga bertekad untuk memberikan solusi untuk sektor agroindustri di Indonesia, dan
alhamdulillah diusia ke 46 tahun ini, perusahaan secara umum masih memiliki kinerja yang cukup baik. Meski ditengah kondisi dan tantangan ekonomi global, yang cukup sulit,” jelas Dirut PT PG di depan wartawan.
Dinamika perekonomian global serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US dollar saat ini , menjadi hambatan utama yang turut mengiringi perjalan PT PG dalam beberapa tahun terakhir.
“Problem ini, cukup mempengaruhi oprasional perusahaan menginggat sebagian besar bahan baku kami import, namun dengan kesatuan tekad dan perencanaan yang matang, ditambah dengan berbagai program efesiensi dan mitigasi terhadap sejumlah resiko signifikan terhadap bisnis. Akhirnya kami mampu menutup tahun 2017 dengan capaian yang cukup baik,” tegas Nugroho.
Tahun ini, PG mendapat kepercayaan pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 5,17 juta ton, dari alokasi nasional sebesar 9,55 juta ton. PG telah menyalurkan 2,51 juta ton atau 48% dari alokasi 5,17 ton.
Guna memenuhi pupuk bersubsidi bulan Juli 2018, saat ini PG telah menyediakan stock pupuk bersubsidi dari lini I hingga IV sebanyak 1,12 juta ton, rinciannya Urea 52.043 ton ( hanya di 10 kab/ kota di Jatim), ZA 195.803 ton, SP 36 sebanyak 207.071 ton, Phonska 537.704 ton, dan Petroganik 126.884 ton. ( ali)








